HOME  ⁄  Ekonomi

GoPay Dukung QRIS Indonesia-China, Pengguna Kini Bisa Bayar via Alipay dan UnionPay

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

GoPay Dukung QRIS Indonesia-China, Pengguna Kini Bisa Bayar via Alipay dan UnionPay
Foto: GoPay mendukung penuh program Bank Indonesia dalam perluasan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara di China. (sumber: GoPay)

Pantau - GoPay mendukung penuh program Bank Indonesia dalam perluasan transaksi QRIS antarnegara di China yang memungkinkan masyarakat Indonesia melakukan pembayaran di merchant China menggunakan aplikasi pembayaran digital dari Indonesia.

GoPay Perluas Layanan QRIS di China

Head of GoPay Wallet Kelvin Timotius mengatakan masyarakat Indonesia yang berkunjung ke China kini dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS dengan memindai kode QR Alipay dan UnionPay.

“Masyarakat Indonesia yang berkunjung ke China kini dapat melakukan pembayaran di merchant menggunakan QRIS dengan memindai kode QR Alipay dan UnionPay melalui aplikasi pembayaran digital di Indonesia,” ungkap Kelvin.

Kelvin menyebut transaksi QRIS antarnegara melalui aplikasi GoPay menunjukkan pertumbuhan signifikan di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Jepang.

“Kini, GoPay siap mendukung transaksi atau pembayaran QRIS di China,” katanya.

GoPay menyatakan terus berperan aktif mendukung perluasan jangkauan QRIS antarnegara yang dilakukan Bank Indonesia.

“Kami terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman transaksi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi para pengguna, baik untuk kebutuhan domestik maupun internasional,” ujar Kelvin.

Menurut Kelvin, pembayaran GoPay di jaringan lintas negara memudahkan pengguna melakukan pembayaran di luar negeri tanpa perlu menukar uang tunai.

Pengguna juga disebut dapat memperoleh kurs yang transparan dalam setiap transaksi pembayaran digital lintas negara.

Perluasan transaksi QRIS di dalam negeri dinilai dapat membantu pelaku UMKM pariwisata dan merchant menerima pembayaran digital dari wisatawan mancanegara.

Langkah tersebut diharapkan mempermudah aktivitas di sektor pariwisata nasional serta memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia.

BI dan PBoC Resmikan Uji Coba QRIS Lintas Negara

Bank Indonesia melakukan peluncuran awal layanan QRIS lintas negara Indonesia-China pada Kamis, 30 April 2026.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat Indonesia di China dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS, begitu pula masyarakat China di Indonesia.

Kerja sama tersebut mencerminkan kolaborasi antara Bank Indonesia dan bank sentral China, People’s Bank of China atau PBoC.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyebut kerja sama tersebut menjadi langkah nyata memperkuat konektivitas keuangan kedua negara.

“Hal ini merupakan langkah maju yang nyata dalam memperkuat konektivitas keuangan antara Indonesia dan China,” kata Filianingsih.

Menurut Filianingsih, selama masa uji coba sejak 17 Agustus 2025, pengguna layanan QRIS mencatat 1,64 juta transaksi inbound senilai Rp556 miliar.

Transaksi inbound merupakan transaksi masyarakat China di Indonesia, sedangkan transaksi outbound merupakan transaksi masyarakat Indonesia di China.

Untuk transaksi outbound, jumlah transaksi mencapai sekitar 8.000 transaksi dengan nilai sekitar Rp6,4 miliar.

“Transaksi inbound itu menunjukkan adanya permintaan yang kuat, meskipun partisipasi masih terbatas pada sejumlah pengguna awal terpilih,” ujar Filianingsih.

Saat ini transaksi QRIS di China masih terbatas pada sistem pembayaran digital Alipay meski negara tersebut juga memiliki layanan WeChat Pay dan UnionPay.

Filianingsih optimistis angka transaksi akan terus tumbuh setelah pelaksanaan soft launching.

Peluncuran resmi atau grand launching layanan QRIS lintas batas Indonesia-China dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Shanghai bersamaan dengan Pertemuan Tingkat Tinggi Program Kerja Bersama Indonesia-China.

Setelah resmi diluncurkan, dari sisi Indonesia akan terdapat 24 penyelenggara yang terdiri atas 16 perbankan dan delapan lembaga selain bank.

Dari sisi China terdapat 19 penyelenggara yang siap mendukung konektivitas pembayaran tersebut.

Sebelum China, Bank Indonesia juga telah meresmikan penggunaan layanan QRIS di Korea Selatan pada 1 April 2026.

Layanan QRIS sebelumnya sudah digunakan di Thailand sejak Agustus 2022, Malaysia sejak Mei 2023, Singapura sejak November 2023, dan Jepang sejak Agustus 2025.

Penulis :
Leon Weldrick