
Pantau - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono menilai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Kota Gorontalo berhasil dan memiliki kualitas yang memuaskan.
Gorontalo menjadi daerah pertama di Indonesia Timur yang dikunjungi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam agenda roadshow nasional pemantauan KNMP.
Menteri Trenggono meninjau langsung kualitas gedung, fasilitas pendukung, hingga dermaga kawasan KNMP Leato Selatan.
Gusnar menyampaikan, “Saya bersyukur sebab penilaian Pak Menteri, pembangunan KNMP di daerah ini memuaskan dan berkualitas.”
Menteri Soroti Kualitas Bangunan dan Akses Dermaga
Gusnar mengatakan Menteri Trenggono puas dengan kualitas pembangunan gedung KNMP karena dinilai telah sesuai spesifikasi yang ditetapkan.
“Pak Menteri puas dengan kualitas pembangunan gedung karena hasilnya sudah boleh dibandingkan dengan beberapa daerah lain. Pak Menteri lihat memang sudah sesuai spesifikasi,” ungkap Gusnar.
Menteri Trenggono juga memberikan catatan terkait jarak antara dermaga dan pusat KNMP yang berada di kawasan pelabuhan penyeberangan.
Jarak sekitar dua kilometer dinilai menjadi tantangan yang perlu dicarikan solusi agar pelayanan terhadap nelayan semakin optimal.
Fasilitas KNMP Mulai Dimanfaatkan Nelayan
Gusnar mengatakan keberadaan KNMP Leato Selatan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir, terutama untuk memenuhi kebutuhan nelayan seperti penyediaan es, pendaratan ikan, hingga aktivitas pelabuhan lainnya.
Program KNMP juga dinilai mendukung pengembangan program agro maritim Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“KNMP ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Misalnya masyarakat yang memerlukan es, tempatnya sudah semakin dekat, termasuk untuk pendaratan ikan, dermaga dan segala macam,” kata Gusnar.
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Leato Selatan sekaligus pengelola kawasan KNMP Abdul Rahman Lamusu mengatakan pembangunan kawasan tersebut telah selesai sejak 31 Desember 2025.
Sejumlah unit usaha di kawasan KNMP mulai beroperasi, termasuk pabrik es portabel yang telah berjalan selama dua bulan terakhir.
Pabrik es itu mampu memproduksi hingga 600 balok es per bulan untuk memenuhi kebutuhan nelayan dan pengumpul ikan di kawasan KNMP.
Fasilitas lain yang mulai dibuka dalam dua pekan terakhir meliputi kios pembekalan, kios kuliner, bengkel nelayan, dan pendingin penyimpanan ikan atau cold storage.
Leato Selatan, Kota Gorontalo menjadi lokasi pembangunan KNMP tahap pertama tahun 2025 dengan progres pembangunan mencapai 100 persen.
- Penulis :
- Shila Glorya





