HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Tambah 50 Ribu Kuota Rumah Subsidi di Jawa Tengah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Tambah 50 Ribu Kuota Rumah Subsidi di Jawa Tengah
Foto: (Sumber: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait didampingi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat berkunjung di Kabupaten Brebes, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng).)

Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyetujui permintaan penambahan kuota 50 ribu rumah subsidi di Jawa Tengah yang diajukan Gubernur Ahmad Luthfi.

Penambahan kuota ini bertujuan mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah juga menilai bahwa program rumah subsidi dan bedah rumah akan memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi di Jawa Tengah.

Menteri menyebut bahwa jika digabungkan dengan program bedah rumah sebanyak 30 ribu unit, maka efek ekonominya akan semakin besar.

Jawa Tengah disebut sebagai provinsi dengan serapan terbesar untuk Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR perumahan di Indonesia.

Bank Jateng juga tercatat sebagai salah satu bank daerah dengan penyaluran pembiayaan perumahan terbesar secara nasional.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pembangunan perumahan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah daerah terus memperkuat program bedah rumah di 35 kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah daerah juga meminta percepatan penyelesaian tata ruang agar pembangunan tidak berbenturan dengan lahan sawah yang dilindungi.

Tujuan utama kebijakan ini adalah menciptakan rasa aman, ketenteraman, dan memperkuat semangat gotong royong di Jawa Tengah.

Penulis :
Gerry Eka