
Pantau - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam layanan penyeberangan di tengah tingginya mobilitas masyarakat nasional.
"Di tengah kompleksitas operasional dan tingginya mobilitas nasional, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan," kata Heru Widodo.
ASDP terus memperkuat standar operasional, pengawasan, dan kesiapan armada guna menjaga keselamatan pelayaran.
Sepanjang 2025, ASDP masih menghadapi sejumlah insiden pelayaran seperti kecelakaan, kapal kandas, dan tabrakan kapal.
Meski demikian, tingkat kecelakaan kapal berhasil dijaga pada angka 0,220 persen atau lebih baik dibanding target perusahaan sebesar 0,230 persen.
Total terdapat lima kecelakaan kapal sepanjang tahun 2025.
Heru menegaskan keselamatan harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses operasional perusahaan.
"Keselamatan tidak boleh dianggap selesai. Ini harus menjadi kesadaran kolektif dan prioritas utama dalam setiap lini pelayanan dan operasional kita," ujar Heru Widodo.
ASDP Gelar Charity Run dalam HUT ke-53
Pernyataan tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-53 ASDP melalui kegiatan ASDP Charity Run di Kantor Pusat ASDP, Jakarta.
Momentum ulang tahun perusahaan disebut menjadi refleksi perjalanan ASDP menghadapi tantangan industri transportasi penyeberangan yang semakin dinamis.
"Tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan kebersamaan, kegiatan ini merefleksikan komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan layanan transportasi nasional," kata Heru Widodo.
Dana kegiatan Charity Run dialokasikan untuk berbagai program sosial dan lingkungan.
Program tersebut meliputi bantuan life jacket untuk mendukung keselamatan pelayaran, bantuan bagi panti asuhan, dan penanaman mangrove.
Pendapatan ASDP Capai Rp4,96 Triliun
ASDP juga terus memperkuat layanan penyeberangan di daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan.
Hingga akhir 2025, layanan penyeberangan perintis ASDP mencatat lebih dari 93 ribu trip atau tumbuh 11 persen dibanding tahun sebelumnya.
Angkutan kendaraan juga meningkat 15 persen menjadi lebih dari 556 ribu unit.
Tingkat kepuasan pelanggan mencapai skor 3,34 dari skala 4.
Peningkatan kepuasan tersebut didukung penguatan layanan digital, kompetensi petugas, dan operasional yang semakin andal.
Pada periode Angkutan Lebaran dan Natal serta Tahun Baru sebelumnya, ASDP mendapat apresiasi atas pengelolaan layanan penyeberangan yang semakin baik dan terintegrasi.
Dari sisi korporasi, ASDP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp4,96 triliun hingga akhir 2025.
Laba konsolidasi perusahaan mencapai Rp285,4 miliar.
"Capaian itu menunjukkan ASDP terus bertumbuh sebagai perusahaan yang sehat, adaptif, dan tetap berorientasi pada pelayanan publik," ungkap Heru Widodo.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan semangat HUT ke-53 menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan untuk terus memperkuat budaya pelayanan, keselamatan, dan keamanan.
"Melalui semangat ASDP Berdampak, kami ingin memastikan setiap layanan yang dihadirkan bukan hanya andal dan aman, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan masa depan Indonesia," ujar Windy Andale.
- Penulis :
- Gerry Eka





