
Pantau - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Provinsi Nusa Tenggara Barat membangun sejumlah rest shelter di jalur pendakian Gunung Rinjani guna meningkatkan pelayanan dan keselamatan wisatawan yang melakukan pendakian.
Kasubbag Tata Usaha Balai TNGR NTB Asrekita mengatakan pembangunan fasilitas tersebut dilakukan di beberapa jalur pendakian utama kawasan Gunung Rinjani di Lombok.
Rest Shelter Dibangun di Jalur Sembalun dan Senaru
Asrekita mengungkapkan saat ini rest shelter telah dibangun di jalur pendakian Sembalun dan Senaru.
“Pada tahun ini kami membangun fasilitas rest shelter di pos-pos jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok,” ujarnya.
Ia menjelaskan masing-masing jalur pendakian Sembalun dan Senaru memiliki enam rest shelter yang sudah selesai dibangun.
Sementara pembangunan fasilitas serupa di jalur pendakian Torean dan Timbanuh masih dalam proses pengerjaan.
Fasilitas yang tersedia di dalam rest shelter meliputi tempat duduk berkapasitas hingga 10 orang, lampu penerangan, serta colokan listrik yang menggunakan sumber energi panel surya.
“Kami harapkan ini bisa dimanfaatkan oleh pendaki untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanannya ataupun untuk berteduh saat musim hujan,” kata Asrekita.
Dilengkapi Panel Surya dan Ramah Lingkungan
Kepala Balai TNGR NTB Budhy Kurniawan mengatakan pembangunan rest shelter menjadi bagian dari upaya peningkatan fasilitas dan keamanan pendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.
“Shelter ini dirancang dengan struktur yang kokoh, desain ergonomis, serta akan dilengkapi panel surya untuk mendukung kebutuhan energi ramah lingkungan di jalur pendakian,” ungkapnya.
Menurut Budhy, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang aman bagi pendaki untuk beristirahat, berlindung dari cuaca ekstrem, dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan.
Ia juga mengingatkan para pendaki agar menjaga kebersihan fasilitas dan tidak melakukan vandalisme selama berada di kawasan Gunung Rinjani.
“Mari bersama menjaga fasilitas yang dibangun, menjaga kebersihan jalur, dan terus mencintai Rinjani dengan tindakan nyata,” katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





