
Pantau - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan potensi desa yang dikelola dengan baik mampu menghasilkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan.
Mendes Dorong Pengelolaan Potensi Desa
“Inti pokoknya, kalau desa kita kelola dengan baik maka kesejahteraan akan muncul, di situlah kita akan tekan angka kemiskinan terutama yang masuk dalam desil 1 sampai desil 5,” ujar Mendes Yandri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat menerima audiensi Bupati Garut Abdusy Syakur Amin beserta jajaran di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa (12/5).
Dalam pertemuan itu, Abdusy Syakur Amin memaparkan sejumlah persoalan di Kabupaten Garut, mulai dari tingginya angka kemiskinan hingga rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.
Menurut Abdusy, Kabupaten Garut dengan jumlah penduduk mencapai 2,8 juta jiwa memiliki sekitar 1,6 juta warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5.
Ia juga menyebut rata-rata lama sekolah masyarakat di Garut baru mencapai 7,86 tahun.
Garut Siapkan Desa Tematik dan Desa Wisata
Abdusy mengatakan pemerintah daerah siap memaksimalkan potensi desa melalui pengembangan desa tematik, desa wisata, hingga sektor pertanian.
“Potensi di sektor pertanian ada cabai, jagung, dan sebagainya. Sementara potensi wisata, ada perkebunan teh yang akan kita dorong untuk jadi desa-desa wisata,” ungkapnya.
Ia menilai pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi desa dapat berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan pendidikan.
Menanggapi hal tersebut, Mendes Yandri menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan desa-desa di Kabupaten Garut agar menjadi desa ekspor dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Menurut Yandri, pengembangan desa wisata dan desa tematik akan memperkuat ekonomi masyarakat sehingga kesejahteraan warga meningkat secara bertahap.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





