
Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyelesaikan pemasangan jembatan bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, guna mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat tahap II.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan konektivitas jalan dan jembatan menjadi infrastruktur dasar yang penting untuk mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan layanan pendidikan.
“Segala daya dan upaya akan kita lakukan untuk memastikan pembangunan sekolah rakyat ini dapat selesai tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat biaya,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Rampungnya jembatan tersebut membuat akses mobilisasi material konstruksi dan alat berat menuju lokasi pembangunan sekolah rakyat menjadi lebih lancar.
Jembatan Bailey Dukung Mobilisasi Ribuan Ton Material
Pembangunan jembatan bailey dilakukan melalui kolaborasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DI Yogyakarta bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU.
Secara teknis, jembatan itu memiliki panjang 90 meter, lebar 4 meter, serta kapasitas beban hingga 25 ton.
Infrastruktur sementara tersebut dirancang untuk mendukung lalu lintas kendaraan dan material selama proses pembangunan berlangsung.
Jembatan bailey itu akan digunakan untuk mobilisasi lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja dan truk mixer untuk pekerjaan pengecoran konstruksi sekolah rakyat.
Sekolah Rakyat Ditargetkan Siap Tahun Ajaran Baru
Pembangunan Sekolah Rakyat tahap II di Kabupaten Brebes menjadi bagian dari program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah terus mempercepat pembangunan agar sekolah dapat beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.
Kementerian PU menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur prioritas melalui sinergi antarunit kerja dan pemangku kepentingan agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan





