HOME  ⁄  Ekonomi

Tenaga Ahli Menteri ESDM Perkuat Diplomasi Energi Indonesia dan Rusia di KazanForum 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Tenaga Ahli Menteri ESDM Perkuat Diplomasi Energi Indonesia dan Rusia di KazanForum 2026
Foto: (Sumber: Tenaga Ahli Menteri ESDM Satya Hangga Yudha Widya Putra (atas) berbicara dalam forum internasional KazanForum 2026 secara daring, Rabu (13/5/2026).​​​​​​​ ANTARA/HO-Tim Media Tenaga Ahli Menteri ESDM.)

Pantau - Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Satya Hangga Yudha Widya Putra memperkuat diplomasi energi antara Indonesia dan Rusia melalui partisipasi dalam KazanForum 2026 yang digelar secara daring pada Rabu (13/5).

Hangga mengatakan KazanForum menjadi instrumen strategis dalam memperkuat kerja sama energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

“KazanForum atau Forum Ekonomi Internasional Rusia-Dunia Islam merupakan platform tahunan yang dirancang untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara Rusia dengan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI),” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Diplomasi Energi Hadapi Ketidakpastian Global

Menurut Hangga, forum tersebut menjadi ruang strategis bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas rantai pasok energi dan memperkuat investasi di kawasan Eurasia.

Ia menjelaskan ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah dan ancaman di Selat Hormuz, sempat memicu lonjakan harga minyak dunia hingga menembus 100 dolar Amerika Serikat per barel.

Dalam forum itu, pemerintah Indonesia memperkuat kolaborasi dengan Rusia guna memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Melalui KazanForum 2026, Hangga memastikan ketersediaan stok energi nasional tetap terjaga dengan memperkuat kolaborasi bersama mitra-mitra kunci seperti Rusia guna menjamin stabilitas suplai jangka panjang yang solid dan berkelanjutan bagi pasar domestik,” demikian keterangan tersebut.

Dukung Program Kemandirian Energi Nasional

Langkah diplomasi energi yang dilakukan Kementerian ESDM disebut sejalan dengan program Astacita pemerintah dalam memperkuat pertahanan dan keamanan negara melalui kemandirian energi.

Hangga menilai kerja sama internasional di sektor energi menjadi penting untuk menjaga stabilitas pasokan domestik sekaligus memperluas peluang investasi strategis.

Pemerintah juga terus memperkuat komunikasi dengan negara mitra guna menghadapi tantangan global yang berdampak terhadap sektor energi nasional.

Penulis :
Aditya Yohan