
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia dibuka melemah 18,48 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.352,20 pada perdagangan Rabu pagi.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam Indeks LQ45 justru mencatat kenaikan tipis sebesar 0,19 poin atau 0,03 persen ke posisi 635,01.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah kondisi pasar yang masih mencermati arah kebijakan ekonomi dan pergerakan pasar global.
LQ45 Masih Menguat Tipis di Tengah Tekanan Pasar
Meski IHSG bergerak di zona merah saat pembukaan perdagangan, sejumlah saham unggulan dalam indeks LQ45 masih mampu mencatat penguatan terbatas.
Pergerakan pasar saham domestik juga dipengaruhi sentimen eksternal dan sikap pelaku pasar yang masih bersifat wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia.
Sebelumnya, pasar juga mencermati pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di DPR RI.
Investor Pantau Perkembangan Ekonomi dan Kebijakan Moneter
Pelaku pasar saat ini turut memantau tekanan nilai tukar rupiah dan perkembangan arus modal asing di pasar keuangan Indonesia.
Selain itu, kondisi geopolitik global dan pergerakan harga komoditas dunia masih menjadi faktor yang memengaruhi perdagangan saham domestik.
IHSG sebelumnya juga sempat mengalami tekanan akibat rumor pembentukan badan ekspor komoditas dan kekhawatiran terhadap arah suku bunga acuan BI.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





