HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Cabai Rawit Tembus Rp73.900 per Kg, Telur Ayam Rp30.850 Menurut PIHPS

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Harga Cabai Rawit Tembus Rp73.900 per Kg, Telur Ayam Rp30.850 Menurut PIHPS
Foto: (Sumber : Arsip foto - Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/3/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj/pri..)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran mencapai Rp73.900 per kilogram pada Rabu (20/5/2026) pukul 10.30 WIB, sementara harga telur ayam ras berada di angka Rp30.850 per kilogram.

Data yang dikelola Bank Indonesia itu juga menunjukkan sejumlah komoditas pangan lain masih mengalami fluktuasi harga di pasar nasional.

Bawang merah tercatat dijual Rp52.050 per kilogram dan bawang putih mencapai Rp40.700 per kilogram.

Harga Beras dan Cabai Masih Bervariasi

PIHPS mencatat harga beras kualitas bawah I berada di level Rp15.050 per kilogram dan beras kualitas bawah II sebesar Rp14.750 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas medium I dan medium II masing-masing dijual Rp16.000 per kilogram.

Untuk beras kualitas super, harga beras super I mencapai Rp17.150 per kilogram dan super II sebesar Rp16.750 per kilogram.

Harga cabai merah besar tercatat Rp56.850 per kilogram, cabai merah keriting Rp53.550 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp58.550 per kilogram.

Daging dan Minyak Goreng Masih Stabil

Komoditas daging ayam ras segar dijual Rp37.450 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp149.850 per kilogram.

Adapun daging sapi kualitas II tercatat berada di harga Rp143.050 per kilogram.

PIHPS juga mencatat harga gula pasir premium sebesar Rp20.050 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.300 per kilogram.

Sementara minyak goreng curah dijual Rp20.700 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp23.850 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II sebesar Rp23.150 per liter.

Kenaikan harga cabai rawit merah masih menjadi perhatian karena termasuk salah satu komoditas pangan yang paling sering mengalami lonjakan harga di pasar nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf