HOME  ⁄  Ekonomi

Ekonom Sebut Pidato Prabowo soal RAPBN 2027 Jaga Kepercayaan Investor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ekonom Sebut Pidato Prabowo soal RAPBN 2027 Jaga Kepercayaan Investor
Foto: (Sumber : Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) tiba di lokasi Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal oleh Presiden Prabowo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/agr.)

Pantau - Ekonom sekaligus pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai pidato langsung Presiden Prabowo Subianto terkait kerangka RAPBN 2027 menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik dan investor terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Urgensi utama dari pidato langsung Presiden sebenarnya terletak pada kebutuhan membangun kembali kepercayaan,” ujar Achmad Nur Hidayat saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Menurut dia, tantangan ekonomi Indonesia saat ini bukan hanya terkait pertumbuhan, tetapi juga menyangkut persepsi publik terhadap masa depan perekonomian nasional.

Ia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir mulai muncul kecemasan terhadap kondisi fiskal negara meski defisit APBN masih terkendali secara formal.

Investor Dinilai Sensitif terhadap Arah Fiskal

Achmad menjelaskan tekanan pembiayaan negara semakin berat di tengah perlambatan penerimaan akibat turunnya harga komoditas global.

Sementara itu, kebutuhan belanja pemerintah terus meningkat mulai dari subsidi energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur, hingga program populis lainnya.

“Investor membaca situasi ini dengan sangat sensitif. Mereka tidak hanya melihat angka APBN, tetapi juga konsistensi kebijakan,” ungkapnya.

Ia menilai kehadiran Presiden Prabowo dalam penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 menjadi sinyal bahwa kendali ekonomi tetap berada di tangan kepala negara.

“Pidato Presiden hari ini menjadi lebih dari sekadar seremoni kenegaraan. Ia berubah menjadi panggung penegasan arah ekonomi nasional,” kata Achmad.

Prabowo Sebut Kondisi Global Penuh Ketidakpastian

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan langsung pidato pendahuluan RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Langkah tersebut menjadi yang pertama kali dilakukan Presiden RI karena sebelumnya pidato KEM-PPKF biasanya disampaikan Menteri Keuangan.

Prabowo mengatakan dirinya hadir langsung karena Indonesia sedang menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi global yang penuh konflik dan ketidakpastian.

“Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian,” ujar Prabowo.

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyebut penyampaian langsung KEM-PPKF oleh Presiden menjadi tradisi baru dalam penyampaian kerangka ekonomi makro di DPR.

Penulis :
Ahmad Yusuf