HOME  ⁄  Ekonomi

Prabowo Minta Kabinet Fokus Jalankan Proyek Produktif yang Hasilkan Nilai Tambah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Prabowo Minta Kabinet Fokus Jalankan Proyek Produktif yang Hasilkan Nilai Tambah
Foto: (Sumber : Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) menjaring udang saat panen raya udang di lokasi Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar..)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih menjalankan proyek-proyek produktif yang mampu menghasilkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).

“Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang mendatang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif,” ungkap Prabowo Subianto dalam keterangan yang disaksikan daring dari Jakarta.

Prabowo menjelaskan pembangunan produktif adalah program yang mampu menghasilkan produk nyata dan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah akan memprioritaskan proyek yang menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan rakyat.

Prabowo Soroti Tambak Udang dan Proyek Perikanan

Presiden mencontohkan proyek Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen yang dinilai berhasil menciptakan nilai tambah ekonomi.

Tambak tersebut disebut mampu menghasilkan hingga 40 ton udang per hektare dan telah menyerap sekitar 650 tenaga kerja lokal.

“Saya kasih petunjuk ke kabinet yang boleh kita dukung, yang harus kita dukung, yang harus kita jalankan, adalah proyek-proyek yang produktif,” ujar Prabowo.

Selain di Kebumen, pemerintah juga tengah membangun kawasan tambak terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur, serta revitalisasi tambak ikan di wilayah Jawa Barat.

Menurut Prabowo, sektor perikanan tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berpotensi meningkatkan devisa melalui ekspor.

Pemerintah Tunda Pembangunan Kantor Mewah

Prabowo menegaskan pemerintah kini menunda proyek pembangunan yang hanya berfokus pada pendirian kantor-kantor mewah tanpa menghasilkan produktivitas nyata.

Ia menilai bangunan megah tidak selalu berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kantor megah, produknya tidak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” kata Prabowo.

Presiden menekankan arah pembangunan pemerintah saat ini harus berorientasi pada produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kekayaan bangsa.

Penulis :
Ahmad Yusuf