
Pantau - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya memiliki kedekatan khusus dengan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, saat menghadiri panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Sabtu.
“Kebumen ini ada hubungan khusus sama saya, karena almarhum ayahanda saya lahir di Kebumen,” kata Prabowo dalam acara yang disaksikan secara daring dari Jakarta.
Presiden juga mengenang keberadaan pabrik gula di Kebumen yang kini telah dikonversi menjadi hotel.
Prabowo Soroti Potensi Tambak Udang Kebumen
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyoroti potensi besar tambak udang seluas 100 hektare yang berada di Kebumen.
Ia menjelaskan setiap satu hektare tambak mampu menghasilkan hingga 40 ton udang dalam satu siklus panen.
Menurut Prabowo, saat ini lahan terbangun di kawasan tersebut telah mencapai 65 hektare dengan luas kolam efektif sekitar 24 hektare.
Presiden juga mengapresiasi tambak tersebut karena mampu menyerap sekitar 650 tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Pemerintah Bangun Tambak Produktif di Sejumlah Daerah
Prabowo mengatakan pemerintah tengah mengembangkan sejumlah kawasan produksi komoditas perikanan di berbagai wilayah Indonesia.
Selain tambak udang terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur, pemerintah juga membangun tambak ikan di wilayah Jawa Barat.
“Kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita dan untuk jual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa,” ungkapnya.
Menurut Presiden, pembangunan kawasan perikanan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan ekonomi nasional, tetapi juga memastikan kebutuhan protein masyarakat tetap terpenuhi.
Dalam kunjungan itu, Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, COO Danantara Dony Oskaria, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





