HOME  ⁄  Ekonomi

Komisi XI DPR Minta Pertamina Jaga Stok BBM Subsidi dan LPG Jelang Iduladha

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Komisi XI DPR Minta Pertamina Jaga Stok BBM Subsidi dan LPG Jelang Iduladha
Foto: (Sumber: Anggota Komisi XI DPR RI Kardaya Warnika saat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI ke Fuel Terminal Boyolali milik PT Pertamina Patra Niaga, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026). Foto: Hira/ Arifman.)

Pantau - Anggota Komisi XI DPR RI Kardaya Warnika menekankan pentingnya menjaga ketersediaan BBM subsidi dan LPG 3 kilogram bagi masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.

Menurut Kardaya, distribusi energi untuk masyarakat kecil tidak boleh terganggu karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan kebutuhan rumah tangga.

Pernyataan tersebut disampaikan usai kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI ke Fuel Terminal Boyolali milik PT Pertamina Patra Niaga, Jawa Tengah, Jumat 22 Mei 2026.

Kunjungan itu dilakukan untuk pengawasan pelaksanaan subsidi energi dan penugasan pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO).

“Komisi XI kan berkaitan dengan subsidi. Salah satu penerima subsidi itu adalah Pertamina. Pertamina itu ada beberapa produk yang merupakan PSO, Public Service Obligation. Yaitu solar, lalu LPG,” ujar Kardaya.

Ia menjelaskan Komisi XI DPR RI ingin memastikan kesiapan stok energi menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Iduladha.

DPR Pastikan Stok Energi Aman

Hasil peninjauan menunjukkan stok BBM dan LPG di wilayah Jawa Tengah masih dalam kondisi aman.

“Kita melihat bahwa stok cukup, semuanya itu aman. Itu yang penting,” kata Kardaya.

Meski demikian, Pertamina diminta tetap menjaga ketersediaan BBM subsidi, terutama solar dan LPG 3 kilogram agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.

“Kita juga meminta supaya BBM-BBM tertentu yang untuk kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat bawah untuk ekonomi yaitu solar, itu supaya ketersediaannya dijaga. Jangan sampai kosong,” tegasnya.

Kardaya juga menyoroti pentingnya LPG 3 kilogram bagi rumah tangga dan pelaku UMKM.

“Dan LPG juga penting. Itu untuk ibu-ibu, untuk rumah tangga, untuk pedagang kecil, UMKM, pakai LPG itu jangan sampai LPG-nya tidak ada,” ujarnya.

Distribusi Energi Diminta Tetap Lancar

Menurut Kardaya, hal paling utama dalam sektor energi adalah ketersediaan pasokan atau availability.

Karena itu, DPR RI melakukan pengawasan langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi energi berjalan baik.

“Bagi kami, energi itu atau BBM itu atau LPG itu yang utamanya satu, ada dulu, ada ketersediaan itu. Availability itu penting. Makanya kami datang ke sini,” katanya.

Ia memastikan distribusi energi di Jawa Tengah, Solo, dan Yogyakarta hingga kini tidak mengalami kendala berarti.

“Secara keseluruhan itu Pertamina Jawa Tengah Region 4, Marketing Region 4 itu tidak ada masalah. Seluruh Jawa Tengah, termasuk Solo dan Jogja itu tidak ada masalah. Ketersediaannya cukup,” ungkap Kardaya.

Dalam kesempatan itu, Kardaya meminta PT Pertamina Patra Niaga terus menjaga distribusi dan penyediaan BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kita minta kepada Patra Niaga supaya jangan sampai terganggu penyediaannya. Dia harus berupaya supaya penyediaannya itu tidak terganggu,” tegasnya.

Penulis :
Gerry Eka