
Pantau - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Biodiesel B50 yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.
Biodiesel B50 Dinilai Perkuat Ketahanan Energi
Sari Yuliati menyampaikan apresiasi atas peluncuran implementasi Biodiesel B50 yang dinilainya menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong transformasi ekonomi berbasis sumber daya domestik.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran pemerintah atas komitmen dan keberanian dalam mempercepat implementasi Biodiesel B50. Ini merupakan kebijakan yang menunjukkan arah pembangunan nasional yang semakin berorientasi pada kemandirian, keberlanjutan, dan kepentingan nasional," ungkap Sari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/7).
Ia mengatakan implementasi Biodiesel B50 tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga berpotensi memperkuat industri nasional, meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit, mengurangi impor bahan bakar fosil, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
Menurutnya, Indonesia sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dalam negeri.
DPR Siap Kawal Program Strategis Energi
Sari menilai penggunaan biodiesel berbasis sawit juga akan membantu menghemat devisa negara karena kebutuhan impor solar dapat ditekan sehingga memperkuat neraca perdagangan dan stabilitas ekonomi nasional.
"Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, ketahanan energi menjadi salah satu fondasi utama kedaulatan negara. Karena itu, pengembangan biodiesel harus dipandang sebagai investasi strategis jangka panjang bagi masa depan Indonesia," tegasnya.
Ia mendorong implementasi Biodiesel B50 dilakukan secara bertahap, terukur, dan didukung kesiapan infrastruktur distribusi, peningkatan kualitas produk, penguatan riset, serta sinergi antara pemerintah, BUMN, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat.
Sari menambahkan DPR RI siap mendukung program strategis pemerintah melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar kebijakan di bidang energi berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





