
Pantau - Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menegaskan keberhasilan program swasembada pangan nasional harus diiringi dengan meningkatnya kesejahteraan petani agar kedaulatan pangan dapat terwujud secara berkelanjutan.
Komisi IV Dorong Kebijakan Berpihak kepada Petani
Pernyataan tersebut disampaikan Titiek Soeharto saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Panen Raya Padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/7).
"Keberhasilan swasembada pangan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Sebab, petani yang sejahtera adalah kunci terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia," ungkap Titiek.
Ia menjelaskan Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan swasembada pangan sebagai agenda strategis nasional untuk memperkuat kedaulatan bangsa di tengah tantangan ekonomi global, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik.
Menurutnya, Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten sebagai salah satu lumbung pangan nasional, memiliki peran penting dalam menjaga pasokan beras nasional.
Soroti Tantangan Sektor Pertanian
Titiek mengingatkan sektor pertanian masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, hingga meningkatnya biaya produksi.
Ia menilai pembangunan pertanian perlu dilakukan secara terpadu melalui penyediaan sarana produksi, penguatan infrastruktur, modernisasi pertanian, serta jaminan harga yang memberikan keuntungan dan kepastian bagi petani.
"Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru merugikan petani. Petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari setiap kebijakan pangan nasional," tegasnya.
Titiek menambahkan Komisi IV DPR RI akan terus mengawal implementasi kebijakan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar seluruh program pertanian benar-benar berpihak kepada petani.
Ia juga mengapresiasi para petani, penyuluh pertanian, penyalur pupuk bersubsidi, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan BUMN yang dinilai berkontribusi dalam meningkatkan produksi padi nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





