HOME  ⁄  Ekonomi

Profesional Muda Indonesia dan China Perkuat Kolaborasi Operasional KCJB

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Profesional Muda Indonesia dan China Perkuat Kolaborasi Operasional KCJB
Foto: (Sumber : Sejumlah penumpang menaiki kereta cepat Whoosh di peron Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026). ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz.)

Pantau - Profesional muda asal Indonesia dan China menjalin kerja sama erat dalam operasional dan pemeliharaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh guna memastikan keselamatan perjalanan sekaligus memperkuat transfer teknologi di sektor transportasi modern.

KCJB yang memiliki jalur sepanjang 142,3 kilometer dengan kecepatan hingga 350 kilometer per jam kini menjadi simbol kolaborasi teknologi antara Indonesia dan China sejak resmi beroperasi pada 17 Oktober 2023.

Insinyur pemeliharaan proyek KCJB dari CRRC Sifang Co., Ltd., Lv Yang, mengatakan dirinya bertugas melakukan inspeksi lapangan sekaligus memberikan pelatihan teknis kepada staf Indonesia.

“Saya menyusun metode operasional yang praktis dan membuat video pelatihan agar rekan-rekan Indonesia dapat belajar kapan saja,” ujar Lv.

Menurut dia, antusiasme dan semangat belajar para teknisi Indonesia turut mempercepat proses alih teknologi di proyek kereta cepat tersebut.

Teknisi Indonesia Kuasai Teknologi Kereta Cepat

Teknisi Indonesia berusia 26 tahun, Hanung Dwi Pamungkas, mengaku pelatihan bersama tim China membantu para pekerja lokal memahami pemeliharaan kereta cepat secara bertahap.

“Dengan bantuan para pengajar, kami juga mulai membuat video pelatihan pengajaran dalam bahasa Indonesia secara bertahap, agar pembelajaran dan alih teknologi menjadi lebih mudah,” katanya.

Insinyur teknis Andy Fii Aunillah juga menilai dedikasi para teknisi China menjadi inspirasi dalam pekerjaan sehari-hari.

“Para insinyur China sangat rajin, praktis, dan memiliki pengetahuan yang luas. Dedikasi mereka benar-benar menginspirasi,” ujarnya.

Sementara itu, insinyur mekanik Qiu Kaifeng mengatakan staf Indonesia kini mulai mampu menyelesaikan tugas pemeliharaan dasar secara mandiri setelah menjalani latihan intensif.

Kolaborasi KCJB Bangun Persahabatan Dua Negara

Kerja sama teknis di KCJB tidak hanya berfokus pada operasional kereta, tetapi juga edukasi keselamatan kepada masyarakat sekitar jalur rel.

Lv bersama staf Indonesia pernah melakukan sosialisasi keselamatan di sekolah dan lingkungan sekitar rel karena adanya aktivitas warga yang menerbangkan layang-layang di dekat jalur KCJB.

Direktur Departemen Operasi dan Pemeliharaan CRRC Sifang, Wu Haogang, mengatakan hubungan profesional muda kedua negara dibangun melalui komunikasi terbuka dan saling percaya.

“Melalui pengajaran langsung serta bimbingan mentor dan peserta pelatihan, kami telah melatih 78 insinyur mekanik darat, 19 staf dispatcher, dan 23 pegawai pemeliharaan,” katanya.

Wakil Manajer Umum CRRC Sifang Co., Ltd., Zhang Zhiyi, menyebut profesional muda Indonesia dan China berhasil mendorong lokalisasi teknologi kereta cepat di Indonesia.

“Pekerjaan mereka mendorong keberhasilan lokalisasi teknologi kereta cepat China di Indonesia, membina talenta teknis lokal, serta memberikan dukungan kuat bagi operasional berkualitas tinggi,” ujarnya.

Hingga kini, KCJB telah mencatat perjalanan aman lebih dari 7,5 juta kilometer dan melayani lebih dari 15 juta penumpang.

Penulis :
Ahmad Yusuf