HOME  ⁄  Nasional

CT Group Vietnam Membidik Kemitraan Strategis Jangka Panjang di Indonesia pada Sektor Teknologi dan Infrastruktur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

CT Group Vietnam Membidik Kemitraan Strategis Jangka Panjang di Indonesia pada Sektor Teknologi dan Infrastruktur
Foto: (Sumber :CT Group Berkunjung ke Hanggar PT Dirgantara Indonesia. ANTARA/HO-CT Group.)

Pantau - CT Group Vietnam membidik kemitraan strategis jangka panjang di Indonesia melalui penjajakan investasi bersama pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan sektor swasta pada berbagai sektor strategis seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), smart city, industri kedirgantaraan, dan infrastruktur digital.

Fokus Investasi di Sektor Strategis

Chairman CT Group Vietnam Tran Kim Chung mengatakan Indonesia menjadi salah satu tujuan investasi paling strategis di Asia Tenggara karena didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, pasar domestik yang besar, stabilitas politik, serta komitmen pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan digitalisasi.

Ia mengungkapkan, "Kami datang bukan sekadar untuk membawa modal investasi, tetapi untuk membangun kemitraan jangka panjang yang mendorong inovasi, meningkatkan kemampuan teknologi, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi Indonesia dan Vietnam."

Penjajakan kerja sama mencakup sektor Low Altitude Economy (LAE), teknologi Digital Twin, kendaraan udara tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV), industri kedirgantaraan, kecerdasan buatan, smart city, manufaktur maju, logistik, infrastruktur digital, serta pengembangan sumber daya manusia.

CT Group menyatakan investasi akan dilakukan secara bertahap melalui studi kelayakan, riset bersama, dan proyek percontohan sebelum dikembangkan menjadi proyek industri dan infrastruktur berskala lebih besar.

Target Transfer Teknologi dan Lapangan Kerja

Perusahaan asal Vietnam tersebut saat ini mengevaluasi sejumlah wilayah potensial di Indonesia dengan mempertimbangkan kesiapan industri, infrastruktur, konektivitas logistik, kualitas tenaga kerja, serta dukungan pemerintah daerah.

CT Group memproyeksikan investasi itu akan menciptakan ribuan lapangan kerja langsung maupun tidak langsung di sektor rekayasa, manufaktur, teknologi digital, kedirgantaraan, logistik, dan industri pendukung.

Tran Kim Chung mengatakan, "Tujuan kami bukan sekadar menciptakan lapangan kerja, tetapi menyediakan pekerjaan berkualitas yang mempersiapkan talenta Indonesia menghadapi ekonomi masa depan."

Selain membuka lapangan kerja, perusahaan juga menargetkan percepatan transfer teknologi, integrasi rantai pasok domestik, komersialisasi riset, peningkatan daya saing industri nasional, serta penguatan ekosistem inovasi berorientasi ekspor melalui kemitraan dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, BUMN, dan perusahaan swasta.

Ia juga mengatakan, "Bagi kami, investasi terbaik adalah investasi yang meninggalkan pengetahuan, teknologi, dan kapasitas yang terus berkembang jauh setelah proyek selesai.”

CT Group optimistis kerja sama tersebut dapat menjadi model baru kolaborasi ekonomi ASEAN dengan mengintegrasikan investasi, pendidikan, riset, teknologi, dan pengembangan industri.

Tran Kim Chung berharap kolaborasi itu mampu melahirkan merek teknologi tinggi baru yang merepresentasikan kekuatan ASEAN.

Ia mengungkapkan, "Dengan menggabungkan dan memaksimalkan kekuatan, kemampuan, serta sumber daya unik dari seluruh negara anggota ASEAN, kita dapat menciptakan rantai nilai regional yang lebih kuat, mempercepat inovasi, dan membangun industri yang mampu bersaing secara global. Bersama-sama, kita dapat menjadikan keberagaman dan kekuatan kolektif ASEAN sebagai fondasi yang kuat bagi generasi baru pertumbuhan dan kerja sama di bidang teknologi tinggi.”

Penulis :
Ahmad Yusuf