HOME  ⁄  Ekonomi

Holding Danareksa Salurkan 14 Sapi dan 12 Kambing Kurban untuk 3.800 Keluarga Prasejahtera di Kawasan SIER

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Holding Danareksa Salurkan 14 Sapi dan 12 Kambing Kurban untuk 3.800 Keluarga Prasejahtera di Kawasan SIER
Foto: PT Danareksa (Persero) selaku Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyalurkan 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing yang dipusatkan di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). (sumber: Danareksa)

Pantau - Holding BUMN Danareksa bersama seluruh anggota holding menyalurkan kurban berupa 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang dipusatkan di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan menyasar sekitar 3.800 keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan ring satu kawasan tersebut.

Penyaluran Kurban di Kawasan SIER

Penyaluran hewan kurban dilakukan secara terpusat di kawasan industri SIER Surabaya dengan melibatkan klaster-klaster dalam Holding Danareksa serta mitra BAZNAS untuk distribusi kepada masyarakat sekitar.

Program bertajuk Kurban Berkah Berdayakan Desa ini menyasar keluarga prasejahtera di tujuh kelurahan ring satu kawasan industri sebagai bagian dari kontribusi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Dampak Ekonomi dan Kolaborasi TJSL

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Ngurah Wirawan menyatakan bahwa ibadah kurban memiliki peran sebagai instrumen redistribusi kesejahteraan yang menggerakkan rantai ekonomi dari hulu ke hilir, dan ia mengungkapkan, "Ibadah kurban merupakan instrumen redistribusi kesejahteraan yang menggerakkan rantai ekonomi dari hulu ke hilir."

Pimpinan BAZNAS RI Syarifuddin mengapresiasi kolaborasi tersebut dan memastikan pelaksanaan kurban berjalan sesuai prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, sekaligus mendukung target Sustainable Development Goals (SDG) 1 pengentasan kemiskinan dan SDG 2 kelaparan.

Holding Danareksa juga mencatat adanya peningkatan jumlah hewan kurban sekitar 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya di Makassar, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pengelola tujuh kawasan industri strategis di Indonesia melalui berbagai klaster inti dan non inti yang terlibat dalam program tersebut.

Penulis :
Shila Glorya