
Pantau - Pemerintah Indonesia dan Provinsi Hebei, China, memperkuat kerja sama pengembangan teknologi cerdas atau smart technology untuk mendukung transformasi industri, hilirisasi nasional, dan peningkatan investasi di Indonesia.
Pembahasan tersebut mengemuka saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi Pemerintah Provinsi Hebei yang dipimpin Wakil Gubernur Zhao Chenxin.
Airlangga menegaskan hubungan ekonomi Indonesia dan China terus berkembang, dengan nilai perdagangan kedua negara yang kini mencapai tiga kali lipat dibandingkan total perdagangan Indonesia dengan kawasan Eropa maupun Amerika Serikat.
“Investasi tersebut diproyeksikan mampu memperluas ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat serta meningkatkan perolehan devisa negara melalui hasil produksinya,” jelas Airlangga.
Fokus pada Hilirisasi dan Kecerdasan Artifisial
Airlangga menyebut kemitraan strategis dengan China menjadi faktor penting dalam mendukung program hilirisasi nasional yang saat ini difokuskan pada sektor mineral seperti nikel dan bauksit.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi China sebagai salah satu mitra utama dalam pengembangan industri hilirisasi di Indonesia.
Selain itu, pemerintah menyiapkan sejumlah kawasan ekonomi strategis yang diarahkan untuk pengembangan industri berbasis teknologi tinggi, termasuk smart technology dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).
Airlangga secara khusus menyoroti potensi Sulawesi Utara sebagai gerbang konektivitas data internasional yang dinilai strategis untuk pengembangan pusat data karena terhubung langsung dengan jaringan transmisi global menuju Amerika Serikat.
Hebei Dorong Pengusaha China Berinvestasi di Indonesia
Wakil Gubernur Hebei Zhao Chenxin menyambut positif berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan Indonesia dan mengapresiasi langkah pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Hebei berkomitmen mendorong pelaku usaha dari wilayahnya untuk memperluas investasi dan ekspansi bisnis di Indonesia.
Provinsi Hebei sendiri dikenal memiliki perkembangan pesat dalam industri berbasis smart technology dan AI.
Zhao mengatakan berbagai masukan yang disampaikan Menko Airlangga akan segera dikomunikasikan kepada komunitas bisnis di China sebagai bahan pertimbangan investasi ke depan.
Pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepahaman untuk menjaga komunikasi intensif, termasuk membahas pengembangan jalur pelayaran (shipping line) guna meningkatkan efisiensi logistik antara Indonesia dan China.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





