HOME  ⁄  Ekonomi

KCIC Prediksi Penumpang Whoosh Naik 15 Persen Selama Libur Panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

KCIC Prediksi Penumpang Whoosh Naik 15 Persen Selama Libur Panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila
Foto: foto: Penumpang kereta cepat Whoosh menunggu di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026). (sumber: ANTARA/Rubby Jovan).

Pantau - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi volume harian penumpang kereta cepat Whoosh meningkat sekitar 15 persen selama periode libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Waisak dan Hari Lahir Pancasila.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa penjualan tiket Whoosh telah mencapai sekitar 12.000 tiket menjelang periode libur tersebut.

Jumlah pengguna layanan Whoosh diperkirakan mencapai sekitar 20.000 penumpang per hari.

Angka tersebut lebih tinggi sekitar 15 persen dibandingkan volume penumpang pada hari biasa.

Tingginya minat masyarakat untuk bepergian terlihat dari tingkat okupansi kereta yang telah mencapai lebih dari 80 persen.

Tingkat okupansi tinggi terutama terjadi pada jadwal keberangkatan dari Stasiun Halim pada pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

Mayoritas peningkatan penumpang berasal dari masyarakat yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung untuk tujuan liburan.

Perjalanan Jakarta-Bandung Jadi Favorit Saat Libur Panjang

KCIC menilai meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang menunjukkan tingginya minat terhadap layanan transportasi cepat antara Jakarta dan Bandung.

Eva Chairunisa mengungkapkan bahwa okupansi kereta yang telah menembus 80 persen menjadi indikator tingginya permintaan perjalanan selama masa liburan.

Peningkatan jumlah penumpang juga didukung oleh berbagai fasilitas yang tersedia di stasiun maupun di dalam kereta untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

KCIC Ingatkan Penggunaan Fasilitas Listrik Secara Aman

Salah satu fasilitas yang tersedia bagi penumpang adalah stop kontak atau layanan pengisian daya perangkat elektronik di area ruang tunggu stasiun dan di dalam kereta.

KCIC mengingatkan penumpang agar menggunakan fasilitas pengisian daya tersebut secara bijak dan aman.

Penumpang diminta tidak menggunakan terminal listrik tambahan pada fasilitas yang telah disediakan.

Penggunaan perangkat berdaya besar juga tidak dianjurkan karena dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama.

KCIC melarang penggunaan perangkat yang telah dimodifikasi untuk disambungkan ke fasilitas listrik di stasiun maupun di dalam kereta.

Penumpang juga diimbau tidak memaksa mencabut atau melepas perangkat yang terhubung ke sumber listrik.

Selain itu, perangkat elektronik yang sedang diisi daya tidak boleh ditinggalkan tanpa pengawasan.

Menurut KCIC, fasilitas stop kontak disediakan khusus untuk mendukung penggunaan perangkat pribadi penumpang selama perjalanan.

Peningkatan jumlah penumpang selama libur panjang menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan layanan Whoosh sebagai sarana transportasi cepat antara Jakarta dan Bandung.

Penulis :
Leon Weldrick