
Pantau - Pengelola Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu menargetkan arus distribusi kargo curah cair meningkat sekitar 30 persen pada 2026 dengan proyeksi volume mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun melalui peningkatan produktivitas layanan dan optimalisasi sistem drop tank.
Target Kargo Didukung Lonjakan Realisasi dan Sistem Baru
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Mochammad Choiron Yusuf mengatakan target tersebut diupayakan dari total arus kargo yang dilayani di Bengkulu.
“Ya, seperti yang saya bilang tadi itu sekitar 30 persenan lah yang kami usahakan. Dari total seluruh kargo yang di Bengkulu. Dari yang 400 ribu ton per tahun menjadi sekitar 600 ribuan ton,” ungkapnya.
Hingga Mei 2026, realisasi kinerja kargo curah cair telah mencapai 212,7 ribu ton atau meningkat 93,97 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar 122 ribu ton.
Penggunaan Drop Tank Percepat Proses Pemuatan
Choiron menjelaskan peningkatan kinerja turut didukung oleh pengoperasian layanan drop tank atau tangki transit kargo curah cair yang mulai digunakan sejak Mei 2026 untuk mempercepat pemuatan dari truk ke kapal.
“Satu kita khususkan untuk olein, dan satu lagi kita khususkan untuk stearin dan PFAD. Karena memang drop tank ini tidak bisa dicampur produknya,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan sistem tersebut mampu memangkas waktu pemuatan kapal dari lima hingga enam hari menjadi sekitar tiga hari sehingga meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





