
Pantau - PT PLN Indonesia Power menanam sebanyak 3.281 pohon di berbagai wilayah operasional pembangkit sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dan komitmen memperkuat aspek lingkungan, sosial, serta tata kelola perusahaan (ESG).
Penanaman Serentak di Berbagai Wilayah
Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan di Unit Bisnis Pembangkitan PLN Indonesia Power yang berada di Bali, Barito, Cilegon, Saguling, Tello, Grati, dan Asam-Asam.
Program tersebut dilakukan di lahan seluas 3,13 hektare dengan melibatkan sekitar 750 peserta yang terdiri atas insan PLN Indonesia Power, pemangku kepentingan, kelompok tani, dan masyarakat sekitar.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengungkapkan, “Penanaman pohon secara serentak ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan memperkuat aspek lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan (ESG), khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.”
Dukung Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Jenis pohon yang ditanam meliputi mangrove, ketapang, korombusa, pucuk merah, mangga, kelengkeng, mahoni, sukun, jati, serta berbagai tanaman buah dan tanaman keras yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah.
Bernadus mengatakan, “Peringatan Hari Lingkungan Hidup menjadi momentum bagi PLN Indonesia Power untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.”
Ia juga menyampaikan, “Kami percaya bahwa keberhasilan transisi energi dan pembangunan sektor ketenagalistrikan harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang.”
Selain meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung konservasi, kegiatan ini juga melibatkan kelompok tani dan komunitas lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan maupun pemeliharaan tanaman.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





