HOME  ⁄  Ekonomi

Presiden Prabowo Instruksikan Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi kepada Publik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Presiden Prabowo Instruksikan Rosan Roeslani Buka Data Positif Investasi kepada Publik
Foto: (Sumber : Presiden Prabowo Subianto (kanan) membahas laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani terkait hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa dan Asia bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Jakarta, Minggu (14/6/2026)

PANTAU - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM dan Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani, untuk menyampaikan secara terbuka kepada publik data-data positif mengenai perkembangan investasi di Indonesia setelah menerima laporan hasil kunjungan kerja ke sejumlah negara.

Presiden Tekankan Transparansi Informasi Investasi

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu malam.

Pertemuan itu dihadiri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Teddy menjelaskan bahwa Presiden menerima laporan dari Rosan Roeslani mengenai hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.

Berdasarkan laporan tersebut, terdapat fakta dan data yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia melalui tingginya minat investor global dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional.

Ia mengungkapkan, “Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional.”

Data Positif Akan Disampaikan di Istana Merdeka

Menindaklanjuti laporan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penyampaian informasi yang transparan kepada masyarakat agar publik memperoleh gambaran yang utuh dan berbasis fakta mengenai kondisi investasi nasional serta prospek ekonomi Indonesia.

Teddy menyampaikan arahan Presiden, “Presiden juga memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada besok siang, Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat.”

Langkah tersebut disebut menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah juga berharap keterbukaan informasi itu dapat memperkuat optimisme publik terhadap prospek investasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Penulis :
Gerry Eka