HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Pastikan Kualitas BBM Tetap Terjaga Melalui Pengelolaan Impurities di Kilang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pertamina Pastikan Kualitas BBM Tetap Terjaga Melalui Pengelolaan Impurities di Kilang
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Kilang pengolahan minyak mentah menjadi produk BBM milik PT Pertamina Patra Niaga. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga dengan menerapkan pengelolaan impurities atau zat pengotor secara maksimal di kilang pengolahan minyak mentah sebelum produk dipasarkan kepada masyarakat.

Pengelolaan Zat Pengotor Dilakukan dalam Tiga Tahap

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan produk BBM berkualitas melalui proses produksi yang ketat mulai dari pengolahan di kilang, pengujian laboratorium, hingga distribusi kepada konsumen.

Menurutnya, impurities meliputi kandungan sulfur, garam, asam naftenat, nitrogen, serta logam berat seperti nikel, vanadium, dan merkuri yang secara alami terbawa dalam minyak mentah dan perlu dikendalikan agar tidak mengganggu proses pengolahan.

“Inilah yang menjadikan pengelolaan impurities sangat vital bagi kelangsungan operasional industri hilir migas dan yang terpenting adalah untuk menjaga kepercayaan publik pada kualitas produk-produk BBM yang dihasilkan Pertamina Patra Niaga,” ungkap Roberth.

Ia menjelaskan pengelolaan dilakukan melalui tiga tahapan, yakni seleksi dan pencampuran minyak mentah menggunakan Crude Acceptance Matrix (CAM), proses pre-treatment dan chemical treatment untuk menurunkan kadar zat pengotor, serta penguatan asset integrity and reliability melalui penggunaan material antikorosi, inspeksi berkala, dan pemeliharaan rutin.

Hasilkan BBM Standar Euro 4 yang Lebih Ramah Lingkungan

Roberth menyebut pengelolaan tersebut memungkinkan kilang menghasilkan BBM berstandar Euro 4 dengan kandungan sulfur lebih rendah, termasuk Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex.

Ia mengatakan produk berstandar Euro 4 dapat membantu menjaga keawetan mesin karena meminimalkan korosi sekaligus meningkatkan efisiensi pembakaran sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.

“Pengelolaan impurities tak hanya menjaga keandalan kilang yang beroperasi di bawah Pertamina Patra Niaga, tetapi juga memberikan konsumen pengalaman berkendara yang lebih nyaman,” ujarnya.

Pertamina menegaskan upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga pasokan energi nasional yang berkelanjutan sekaligus menghadirkan BBM berkualitas dan lebih ramah terhadap lingkungan.

Penulis :
Aditya Yohan