HOME  ⁄  Ekonomi

Mentan Sebut Masih Ada 130 Perusahaan Sawit yang Belum Naikkan Harga TBS Petani

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Mentan Sebut Masih Ada 130 Perusahaan Sawit yang Belum Naikkan Harga TBS Petani
Foto: (Sumber :Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (ANTARA/Aria Ananda))

Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan masih terdapat sekitar 130 perusahaan kelapa sawit yang belum menaikkan harga tandan buah segar (TBS) petani meski harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia mengalami kenaikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Amran usai rapat koordinasi hilirisasi perkebunan dan produksi benih perkebunan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Amran mengatakan sebagian besar perusahaan sawit telah menyesuaikan harga pembelian TBS sesuai arahan pemerintah.

Ia mengungkapkan, "Sekarang tinggal 130-an perusahaan. Jadi tinggal sedikit dari 1.900 perusahaan."

Menurutnya, sekitar 80 hingga 90 persen perusahaan sawit telah menaikkan harga TBS di tingkat petani.

Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan masih terus memantau perusahaan yang belum melakukan penyesuaian harga.

Pengawasan juga dilakukan terhadap perusahaan yang telah menaikkan harga agar tidak kembali menurunkan harga TBS setelah penyesuaian dilakukan.

Amran mengatakan, "Nah ini tetap diperiksa. Yang lainnya sudah naik, tapi kita monitor jangan sampai naik, turun kembali, tidak. Kita monitor seluruh Indonesia."

Ia menjelaskan harga TBS di setiap daerah berbeda-beda tergantung kondisi wilayah dan kebijakan masing-masing perusahaan.

Amran mengungkapkan, "Beda-beda (harga) per wilayah. Ada Rp3.000 (per kilogram), ada Rp3.600 (per kilogram), beda-beda."

Sebelumnya, Kementerian Pertanian meminta perusahaan sawit menaikkan harga pembelian TBS setelah harga CPO dunia menunjukkan tren kenaikan.

Amran menilai penurunan harga TBS di tingkat petani merupakan kondisi yang tidak wajar karena tidak sejalan dengan pergerakan harga CPO global.

Pada awal Juni 2026, Kementerian Pertanian mencatat sekitar 274 perusahaan sawit belum menyesuaikan harga TBS sehingga dilakukan penelusuran terhadap faktor-faktor yang memengaruhi harga di berbagai daerah sentra sawit.

Pemerintah menilai persoalan harga TBS perlu segera ditangani karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan petani.

Amran menegaskan penurunan harga sawit berdampak terhadap sekitar 15 juta petani di Indonesia sehingga pengawasan terhadap pelaksanaan penyesuaian harga akan terus dilakukan.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan