HOME  ⁄  Ekonomi

PLN Watch Ajak Masyarakat Saring Informasi Kelistrikan dan Waspadai Isu Pemadaman Tiga Hari

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PLN Watch Ajak Masyarakat Saring Informasi Kelistrikan dan Waspadai Isu Pemadaman Tiga Hari
Foto: (Sumber :Ketua Umum PLN Watch Tohom Purba. (ANTARA/HO-PLN Watch).)

Pantau - PLN Watch mengajak masyarakat lebih bijak menyaring informasi terkait layanan kelistrikan dan tidak mudah mempercayai kabar yang mengatasnamakan PT PLN (Persero) tanpa verifikasi, terutama terkait isu pemadaman listrik total selama tiga hari di Jawa dan Bali.

Ketua Umum PLN Watch Tohom Purba menilai informasi mengenai pemeliharaan jaringan terencana yang disebut akan menyebabkan pemadaman listrik total berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Informasi seperti ini harus disikapi dengan kepala dingin, jangan langsung dipercaya dan disebarkan, sebaiknya pastikan dulu melalui kanal resmi PLN,” kata Tohom Purba dalam keterangan resmi.

Menurut Tohom, informasi mengenai sektor kelistrikan sangat berkaitan dengan aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan rumah tangga sehingga setiap informasi yang beredar harus dipastikan kebenarannya.

Tohom mengatakan penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tidak hanya merugikan PLN, tetapi juga berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat yang membutuhkan kepastian informasi.

“Dalam situasi seperti ini, yang dibutuhkan adalah dukungan publik, bukan kepanikan yang dipicu oleh informasi palsu,” ujarnya.

Ia menegaskan kritik terhadap layanan kelistrikan tetap diperlukan sebagai bagian dari pengawasan publik, namun harus disampaikan berdasarkan data dan bertujuan mendorong perbaikan layanan.

Menurutnya, masyarakat berhak memperoleh penjelasan apabila terjadi gangguan layanan, tetapi penyebaran informasi tanpa sumber resmi justru dapat memperkeruh situasi.

“Kalau ada gangguan, tentu masyarakat berhak mendapat penjelasan, tetapi menyebarkan kabar pemadaman total tiga hari tanpa sumber resmi itu bukan bentuk kepedulian, melainkan tindakan yang bisa memperkeruh keadaan,” ucapnya.

Tohom menilai keandalan sistem kelistrikan nasional merupakan bagian penting dari ketahanan ekonomi dan sosial yang perlu didukung dengan partisipasi masyarakat dalam menjaga ruang informasi yang sehat.

PLN Watch juga mengajak masyarakat memanfaatkan kanal resmi PLN untuk memperoleh informasi layanan maupun melaporkan gangguan yang terjadi di lapangan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto menegaskan bahwa informasi mengenai pemeliharaan jaringan terencana yang mengakibatkan pemadaman listrik selama tiga hari nonstop di Jawa dan Bali merupakan informasi yang tidak benar.

Menurut Gregorius, informasi tersebut tidak berasal dari PLN dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Karena itu, masyarakat diimbau memperoleh informasi terkait layanan dan operasional ketenagalistrikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Di sisi lain, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang dipengaruhi gangguan pasokan batu bara berkalori menengah serta kendala teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap milik Independent Power Producer yang menjadi mitra PLN.

Darmawan mengatakan pasokan batu bara untuk sejumlah pembangkit di Jawa mulai mengalir kembali dan PLN terus melakukan berbagai upaya agar gangguan yang berdampak pada pemadaman bergilir dapat segera diselesaikan.

Penulis :
Ahmad Yusuf