
Pantau - PT PLN (Persero) memastikan penyaluran pasokan batu bara yang sesuai dengan kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berjalan lancar sehingga mendukung pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pasokan energi primer untuk pembangkit saat ini dalam kondisi terkendali.
“Pasokan energi primer (batu bara) yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit kami berjalan dengan lancar,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, kelancaran pasokan batu bara turut membantu proses perbaikan sistem kelistrikan yang sebelumnya mengalami gangguan.
Sistem kelistrikan di Pulau Jawa disebut berangsur-angsur membaik seiring upaya pemulihan yang terus dilakukan.
PLN Perkuat Tata Kelola Pasokan Batu Bara
PLN berencana melakukan perbaikan tata kelola rantai pasok batu bara untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan ke depan.
Selain itu, perusahaan juga akan memperkuat operasional pembangkit listrik guna meningkatkan stabilitas pasokan energi.
Darmawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemadaman listrik bergilir pada pekan lalu.
“Kami ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan masyarakat karena terjadi pemadaman bergilir pada pekan lalu,” kata Darmawan.
Pemerintah Bentuk Tim Atasi Kendala Batu Bara Kalori Menengah
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencermati adanya kendala pasokan batu bara kalori menengah yang dibutuhkan sejumlah pembangkit PLN.
Spesifikasi batu bara yang menjadi perhatian berada pada kisaran 5.200 kilokalori per kilogram Gross As Received (GAR).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membentuk tim pengadaan batu bara kalori menengah.
Pemerintah juga membuka peluang untuk merevisi harga batu bara bagi PLN di tengah meningkatnya biaya produksi pemasok dan kebutuhan menjaga pasokan bagi pembangkit listrik.
- Penulis :
- Aditya Yohan





