HOME  ⁄  Nasional

Humaniora Kemarin: Listrik Sulteng Pulih 100 Persen, Beasiswa Doktor Dibuka hingga Munas-Konbes NU Digelar

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Humaniora Kemarin: Listrik Sulteng Pulih 100 Persen, Beasiswa Doktor Dibuka hingga Munas-Konbes NU Digelar
Foto: (Sumber :Pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 1448 H/2026 M di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/sgd.)

Pantau - Sejumlah isu humaniora menjadi perhatian pada Minggu (21/6), mulai dari pemulihan listrik pascagempa di Sulawesi Tengah, pembukaan program beasiswa doktor bagi dosen Indonesia, hingga pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU).

Pemulihan Listrik Pascagempa dan Program Pendidikan

PT PLN (Persero) memastikan pemulihan jaringan listrik yang terdampak gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 telah mencapai 100 persen.

Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN Eko Prihandana mengungkapkan, "Percepatan pemulihan jaringan listrik terlaksana dengan baik berkat kerja sama semua tim di lapangan."

Di sektor pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026 guna meningkatkan kualifikasi akademik tenaga pengajar.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan dosen merupakan aset penting yang berperan dalam peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan inovasi nasional.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut program transformasi pendidikan telah membuat sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), khususnya di Kabupaten Nias Utara, menjadi lebih layak dan mendukung literasi digital siswa.

Hubungan Indonesia-Belanda dan Munas-Konbes NU

Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menilai sepak bola menjadi sarana yang mempererat hubungan antara Belanda dan Indonesia, terutama dengan masyarakat Maluku yang memiliki ikatan sejarah dengan Negeri Kincir Angin.

Dalam kunjungan kerja ke Ambon pada 20 Juni 2026, Marc mengatakan hubungan Maluku dan Belanda terus berkembang melalui berbagai interaksi sosial, budaya, dan olahraga.

Di Kediri, Jawa Timur, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menggelar Munas Alim Ulama dan Konbes NU pada 20-22 Juni 2026 di Pondok Pesantren Al Falah Ploso.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH Ma'shum Faqih mengingatkan pentingnya adab dalam setiap proses musyawarah organisasi.

Ia mengungkapkan bahwa adab harus tetap menjadi penuntun utama dalam pelaksanaan musyawarah di lingkungan NU.

Berbagai Isu Humaniora Jadi Sorotan

Rangkaian berita tersebut menunjukkan perhatian terhadap pemulihan pascabencana, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan hubungan internasional melalui olahraga, serta pelaksanaan agenda organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf