HOME  ⁄  Ekonomi

Polres Bengkayang Fasilitasi Penyaluran 618,852 Ton Jagung ke Bulog hingga Juni 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Polres Bengkayang Fasilitasi Penyaluran 618,852 Ton Jagung ke Bulog hingga Juni 2026
Foto: Pengiriman jagung pipil ke Bulog Singkawang (sumber: ANTARA/Narwati)

Pantau - Polres Bengkayang telah memfasilitasi penyaluran 618,852 ton jagung pipil kering dari Kabupaten Bengkayang ke Gudang Bulog Cabang Singkawang sejak 2025 hingga Juni 2026 sebagai upaya mendukung penyerapan hasil panen petani dan memperkuat ketahanan pangan.

Penyaluran Jagung Terus Berlanjut

Kapolres Bengkayang Syahirul Awab mengatakan pada pekan ini telah dilakukan pengiriman sebanyak 31,3 ton jagung pipil kering dalam tiga kali pengiriman.

"Jagung yang dikirim berasal dari wilayah Sanggau Ledo, Samalantan, serta pabrik pengering PT Pangan Merah Putih (PMP) di Kecamatan Bengkayang sebelum dibawa menuju Gudang Bulog Cabang Singkawang," ujarnya.

Jagung yang disalurkan merupakan jagung hibrida dengan kadar air rata-rata 13 persen dan kadar aflatoksin sekitar 42 parts per billion (ppb) sehingga memenuhi persyaratan pembelian Bulog.

Bulog membeli jagung tersebut dengan harga Rp6.400 per kilogram.

Syahirul Awab menjelaskan pendampingan kepada petani dilakukan sejak proses budidaya, pascapanen, hingga pemasaran hasil panen agar komoditas jagung dapat terserap dengan baik.

"Melalui sinergi dengan Bulog dan mitra pengolahan, kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terserap secara optimal sehingga memberikan nilai ekonomi bagi petani," katanya.

Bengkayang Jadi Daerah Penyerapan Terbesar

Sepanjang 2025, Polres Bengkayang telah memfasilitasi penyaluran 425,304 ton jagung pipil kering ke Bulog Cabang Singkawang.

Hingga pengiriman ke-20 pada 2026, volume jagung yang telah disalurkan mencapai 193,548 ton sehingga total penyaluran sejak 2025 hingga Juni 2026 mencapai 618,852 ton.

Kapolres berharap penyerapan hasil panen secara berkelanjutan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan kemitraan antara petani, Bulog, dan pelaku usaha pengolahan hasil pertanian.

Kepala Bulog Cabang Singkawang Noldi Ramayadi membenarkan Kabupaten Bengkayang menjadi daerah dengan penyerapan jagung terbesar oleh Bulog di wilayah kerjanya selama 2026.

Berdasarkan data Bulog Cabang Singkawang, realisasi penyerapan jagung dari Januari hingga Juni 2026 dari Kabupaten Bengkayang mencapai 201.800 kilogram.

Penyerapan jagung dari Kabupaten Bengkayang lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Sambas yang mencapai 172.300 kilogram.

Penyerapan jagung dari Kabupaten Bengkayang juga lebih tinggi dibandingkan Kota Singkawang yang mencapai 84.350 kilogram.

"Memang yang paling besar berasal dari Bengkayang," kata Noldi.

Penulis :
Shila Glorya