HOME  ⁄  Ekonomi

PTPN I Percepat Hilirisasi Teh Premium untuk Perluas Pasar Ekspor Eropa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PTPN I Percepat Hilirisasi Teh Premium untuk Perluas Pasar Ekspor Eropa
Foto: (Sumber :Pemetik teh memanen pucuk teh di salah satu kebun milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I. ANTARA/HO-PTPN I.)

Pantau - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I mempercepat hilirisasi teh melalui penguatan produk premium, peningkatan nilai tambah, dan strategi perluasan pasar ekspor ke Eropa setelah berhasil menembus pasar Kanada dan Dubai.

Siapkan Produk Premium untuk Pasar Eropa

Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo mengatakan perseroan telah menyiapkan cetak biru ekspansi pasar teh premium ke Eropa seiring meningkatnya permintaan global terhadap produk teh berkualitas.

Ia mengungkapkan, "Setelah sukses menembus pasar premium di Kanada dan Dubai, korporasi kini tengah merancang langkah strategis berikutnya untuk memperkuat posisi di Eropa."

Aris menjelaskan perusahaan akan mengembangkan varian teh premium yang dirancang khusus untuk dipasarkan di gerai-gerai di London, Inggris, sebagai pintu masuk menuju pasar Eropa yang lebih luas.

Ia menambahkan, "Ke depan fokus kami adalah mengembangkan varian produk premium baru yang dikonsepkan secara khusus untuk dipajang di store kota London. Ini akan kami jalankan melalui kolaborasi taktis dengan berbagai brand teh terkemuka dunia."

PTPN I optimistis percepatan hilirisasi dan inovasi produk mampu meningkatkan kontribusi ekspor teh Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di pasar Eropa dan global.

Produktivitas dan Ekspor Terus Menguat

PTPN I saat ini mengelola areal tanaman menghasilkan teh seluas 12,7 ribu hektare dengan produksi mencapai 11,6 juta kilogram hingga Mei 2026 dan produktivitas sebesar 912 kilogram per hektare.

Perusahaan mencatat produksi teh kering mencapai 29,28 juta kilogram pada 2025 dengan produktivitas meningkat menjadi 2.004 kilogram per hektare.

Aris mengungkapkan, "Catatan operasional yang impresif tersebut berbanding lurus dengan serapan pasar internasional. Sepanjang tahun lalu, PTPN I sukses mengapalkan volume ekspor hingga 8,9 juta kilogram."

Produk teh PTPN I telah dipasarkan ke Malaysia, Korea, Thailand, Dubai, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, serta masuk ke gerai Twinings di London.

Selain mempertahankan pasar teh curah, perusahaan juga memperkuat produk ritel seperti Teh Celup Walini, Goalpara, dan Gunung Mas serta mengembangkan produk Ready to Drink (RTD) untuk menarik minat generasi muda.

Aris mengatakan, "Kedua, kami memanfaatkan media sosial secara masif untuk mengedukasi anak-anak muda tentang filosofi serta manfaat kesehatan di balik kebiasaan minum teh."

PTPN I juga mendorong produk teh premium lokal masuk ke berbagai kafe sebagai bagian dari strategi menjadikan konsumsi teh kembali menjadi gaya hidup generasi muda.

Penulis :
Ahmad Yusuf