HOME  ⁄  Ekonomi

Prabowo Subianto Tegaskan Keberhasilan Negara Ditentukan Keberanian Menghadapi Masalah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Prabowo Subianto Tegaskan Keberhasilan Negara Ditentukan Keberanian Menghadapi Masalah
Foto: (Sumber:Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada pada Minggu, 28 Juni 2026.)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan sebuah negara tidak ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberanian menghadapi, mengakui, dan menyelesaikan setiap tantangan saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta.

Tekankan Pentingnya Kritik dan Penyelesaian Masalah

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya membangun budaya yang terbuka terhadap kritik, masukan, dan upaya mencari solusi secara bersama-sama.

Menurutnya, setiap kesulitan harus dihadapi dengan keberanian serta tidak boleh dihindari maupun ditutupi.

"Karena saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kesulitan harus dihadapi, dan kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan," ungkapnya.

Prabowo juga menyampaikan kepada para rektor dan akademisi bahwa seluruh usulan serta pertanyaan yang diterima pemerintah akan dipelajari dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.

"Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu per satu akan saya perhatikan," ujarnya.

Menurut Prabowo, pandangan tersebut diperolehnya dari berbagai masukan yang diterima selama ini mengenai pentingnya mengenali persoalan secara jujur.

"Ini saya dapat dari banyak masukan. Organisasi, masyarakat, dan negara yang sukses adalah yang berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan, lalu mengatasinya," katanya.

Dorong Kebebasan Akademik dan Pengembangan Sains

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan pentingnya menjaga kebebasan akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Ia menilai perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam dunia pendidikan tinggi dan harus diarahkan untuk melahirkan gagasan, inovasi, serta manfaat bagi masyarakat.

Prabowo berharap perguruan tinggi terus berfokus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh ekosistem pendidikan, baik negeri maupun swasta, memperoleh dukungan dari negara melalui berbagai bentuk subsidi, seperti subsidi listrik, subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan subsidi lainnya.

"Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu, yang membiayai semua lembaga pendidikan. Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan. Jadi saudara, ini adalah bernegara," tuturnya.

Prabowo menegaskan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola yang lebih baik serta mendorong kemajuan bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penulis :
Gerry Eka