
Pantau - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan Sensus Ekonomi 2026 Sektor Ekonomi Kreatif diharapkan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang mendukung pelaku usaha sekaligus menjadi acuan bagi pelaku ekonomi kreatif dalam menyusun strategi bisnis yang lebih adaptif berbasis data statistik.
Manfaat Sensus bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
Menurut Amalia, sensus ekonomi merupakan rekam jejak aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia yang mencakup aktivitas ekonomi berbasis kreativitas.
Amalia mengatakan, "Tentunya manfaat Sensus Ekonomi 2026 bagi pelaku usaha, dengan sensus ini kita bisa melihat posisi dan potensi usahanya, memahami dinamika pasar kemudian bapak dan ibu juga bisa nantinya memanfaatkan hasil sensus ekonomi ini untuk menyusun strategi bisnis yang lebih adaptif dan berbasis data statistik."
Ia menjelaskan pendataan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif sekaligus menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Amalia menambahkan apabila usaha tercatat dengan data statistik yang akurat, maka potensi pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia akan lebih terlihat, peluang memperluas jaringan pasar semakin terbuka, serta promosi produk dapat dilakukan secara lebih optimal.
Amalia mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara jujur agar data yang dihasilkan akurat dan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat dan terarah.
Amalia mengatakan, "Ini adalah kesempatan emas kita semua untuk kita bisa lebih punya gambaran utuh terhadap sektor ekonomi kreatif, memastikan tidak ada yang tertinggal tercatat. Karena kalau nanti seluruh pelaku ekonomi kreatif bisa tercatat dalam sensus ekonomi, artinya mereka punya suara terhadap kebijakan yang akan dilakukan oleh Bapak Menteri Ekonomi Kreatif."
Pelaksanaan Sensus Libatkan 251 Ribu Petugas
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai Juni hingga akhir Agustus 2026 dengan melibatkan sekitar 251 ribu petugas resmi BPS yang akan mendata seluruh aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, termasuk sektor ekonomi kreatif.
BPS menegaskan seluruh data yang dihimpun dalam sensus dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan Undang-Undang Statistik.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 karena menjadi kesempatan bagi asosiasi dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat data statistik pertumbuhan sektor tersebut di Indonesia.
Riefky mengatakan, “Tetapi kalau asosiasi juga membantu, paling tidak dari subsektor mereka masing-masing, anggota mereka, ini juga akan menjadi data, jadi data yang tantangan-tantangan yang apa yang kita harus antisipasi.”
- Penulis :
- Shila Glorya





