HOME  ⁄  Ekonomi

Ditjen Cipta Karya Siapkan Infrastruktur Berbasis Masyarakat di 3.246 Lokasi pada 2027

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ditjen Cipta Karya Siapkan Infrastruktur Berbasis Masyarakat di 3.246 Lokasi pada 2027
Foto: (Sumber :Suasana Rapat Dengar Pendapat antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (6/7/2026). (ANTARA/Aji Cakti).)

Pantau - Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pelaksanaan kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) di 3.246 lokasi pada 2027 dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,7 triliun dan target menyerap sekitar 48.000 tenaga kerja.

Rencana Pelaksanaan Program IBM

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Cipta Karya Chandra Rudi Parulian Situmorang menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (6/7/2026).

"Kegiatan IBM ini akan dilaksanakan di 3.246 lokasi yang ditargetkan dapat menyerap tenaga kerja sekitar 48.000 orang," ungkap Chandra.

Program IBM mencakup Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 906 lokasi.

Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) akan dilaksanakan di 823 lokasi.

Program sanitasi untuk lembaga pendidikan keagamaan (Sanitasi LPK) disiapkan di 653 lokasi.

Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) akan dibangun di 56 lokasi.

Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) direncanakan berlangsung di 808 lokasi.

Dukung Kebutuhan Masyarakat

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat terus diperkuat untuk mendukung program yang secara langsung memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kementerian PU mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,65 triliun untuk pembangunan IBM di berbagai daerah pada 2027.

Program IBM dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas infrastruktur dasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Program Pamsimas mendukung penyediaan akses air minum di desa-desa.

Program Sanimas dan TPS 3R berperan dalam meningkatkan kesehatan lingkungan melalui layanan sanitasi serta pengelolaan sampah.

Penulis :
Aditya Yohan