HOME  ⁄  Ekonomi

HRTA Memperkuat Fundamental Bisnis di Tengah Koreksi Harga Emas Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

HRTA Memperkuat Fundamental Bisnis di Tengah Koreksi Harga Emas Global
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Emas murni yang diproduksi oleh PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA). (ANTARA/HO-HRTA))

Pantau - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menyatakan terus memperkuat fundamental bisnis melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah koreksi harga emas global.

HRTA Optimistis Prospek Industri Emas Tetap Positif

Direktur Investor Relations PT Hartadinata Abadi Tbk Thendra Crisnanda mengatakan koreksi harga emas merupakan bagian dari dinamika pasar komoditas yang dipengaruhi berbagai faktor global.

"Koreksi harga emas merupakan bagian dari dinamika pasar yang dipengaruhi berbagai faktor global. Namun kami melihat fundamental permintaan emas masih tetap kuat, didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menabung emas serta berkembangnya ekosistem bullion di Indonesia. Karena itu, kami tetap optimistis terhadap prospek industri emas dalam jangka panjang," ujar Thendra.

Menurut perseroan, pergerakan harga emas dipengaruhi oleh keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga dengan ekspektasi kebijakan higher for longer, penguatan dolar Amerika Serikat, perkembangan geopolitik di Timur Tengah, dinamika hubungan Amerika Serikat dan Iran, serta fluktuasi harga minyak.

Di dalam negeri, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga acuan melalui kebijakan off-cycle untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Meski demikian, tingginya permintaan emas dari bank sentral dunia dan berlanjutnya akumulasi cadangan emas dinilai masih menjadi penopang prospek harga emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Inovasi Produk dan Kinerja Keuangan Terus Diperkuat

HRTA menyatakan akan terus memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra agar masyarakat semakin mudah mengakses tabungan emas.

"Kami percaya kebutuhan masyarakat terhadap emas akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan berbagai inovasi agar masyarakat dapat mengakses produk emas dengan lebih mudah, aman, dan nyaman," ungkapnya.

Sepanjang kuartal I 2026, HRTA membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 196,96 persen secara tahunan disertai kenaikan laba bersih sebesar 189,48 persen.

Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan volume penjualan emas murni sebesar 75,18 persen yang mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap produk emas.

Penulis :
Aditya Yohan