HOME  ⁄  Ekonomi

Danantara Gabungkan Empat Perusahaan Asset Management BUMN ke Mandiri Manajemen Investasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Danantara Gabungkan Empat Perusahaan Asset Management BUMN ke Mandiri Manajemen Investasi
Foto: (Sumber :Rapat merger empat perusahaan asset management BUMN yang dihadiri oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir. ANTARA/HO-BP BUMN..)

Pantau - Danantara resmi menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN ke dalam Mandiri Manajemen Investasi sebagai langkah memperkuat transformasi pengelolaan aset negara yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional.

Empat Perusahaan BUMN Resmi Dikonsolidasikan

Keputusan merger tersebut diambil dalam rapat yang digelar pada Selasa (7/7) dan dihadiri CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.

Empat perusahaan yang digabung meliputi PNM Investment Management, BNI Asset Manajemen, BRI Manajemen Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi.

Dalam konsolidasi tersebut, Mandiri Manajemen Investasi ditetapkan sebagai surviving entity.

"Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," ungkap Dony Oskaria.

Ditargetkan Jadi Perusahaan Asset Management Terbesar

Danantara menyatakan merger ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur kelembagaan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan aset di bawah naungannya.

Melalui penggabungan tersebut, Danantara menargetkan terbentuknya perusahaan asset management terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi.

Konsolidasi ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset negara, meningkatkan produktivitas aset BUMN, memperkuat kepercayaan investor, dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf