
Pantau - Tim pengabdian Universitas Hasanuddin (Unhas) mengembangkan platform digital "Sea to Table" guna menghubungkan produk kuliner laut milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pulau Barrang Caddi, Makassar, Sulawesi Selatan, dengan konsumen secara lebih mudah dan efisien.
Platform Digital Perluas Akses Pasar UMKM
Ketua Tim Pengabdian Unhas Prof. Dr. Seniwati mengatakan masyarakat pesisir memiliki potensi besar melalui sumber daya laut dan kemampuan mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai jual, namun masih menghadapi kendala dalam mengakses pasar.
Ia mengungkapkan, "Kami melihat persoalan utama bukan pada kualitas produknya, tetapi pada keterbatasan akses pasar. Karena itu, Sea-to-Table kami rancang sebagai upaya pemberdayaan yang membantu masyarakat memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal."
Selain menghadirkan ruang pemasaran digital, platform tersebut dirancang membangun ekosistem usaha yang menghubungkan potensi lokal, pelaku UMKM, dan peluang pasar dalam satu rantai nilai.
Sebelum memanfaatkan platform digital, peserta juga dibekali pelatihan mengenai strategi pemasaran, penentuan harga, penguatan merek, teknik pengemasan, peningkatan kualitas produk olahan laut, hingga pemanfaatan media sosial dan marketplace.
Dukung Produksi dan Kemandirian Pelaku Usaha
Tim pengabdian Unhas turut memperkuat kapasitas produksi melalui penyerahan berbagai peralatan pendukung, seperti freezer, wajan produksi, timbangan digital, dan timbangan manual.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, menjaga kualitas bahan baku, serta memperbesar kapasitas usaha kelompok perempuan di Pulau Barrang Caddi.
Prof. Seniwati mengatakan, "Yang ingin kami bangun adalah kemandirian masyarakat. Ketika perempuan memiliki keterampilan mengelola usaha, memahami kebutuhan pasar, dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk berkembang, maka manfaat program akan terus dirasakan meskipun kegiatan pengabdian telah selesai."
Ia menegaskan keberhasilan transformasi digital tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi semata, tetapi oleh kemampuan masyarakat memanfaatkannya secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





