
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjajaki kolaborasi strategis dengan Lippo Malls Indonesia guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sepanjang 2026 melalui pengembangan talenta, perluasan akses pasar, dan pendayagunaan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal.
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Ekosistem Ekraf
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Ia mengungkapkan, “Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Pusat perbelanjaan dapat menjadi ruang bertemunya talenta kreatif, komunitas, industri, dan masyarakat sehingga karya kreatif Indonesia memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi.”
Dalam pertemuan tersebut, Kemenekraf dan Lippo Malls Indonesia menyepakati rencana kolaborasi yang akan diwujudkan melalui berbagai aktivasi kreatif pada Agustus dan Oktober 2026.
Program tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif lintas subsektor dalam menampilkan karya, membangun jejaring, serta mengeksplorasi peluang komersialisasi.
Lippo Malls Siap Dorong Pengembangan IP Lokal
Irene menegaskan aktivasi kreatif tersebut harus berorientasi pada pembangunan ekosistem jangka panjang melalui kurasi yang ketat, kolaborasi antarmerek lokal, pelibatan komunitas, dan strategi promosi yang tepat agar memberikan dampak nyata bagi pelaku ekonomi kreatif.
Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia Santiwati Basuki mengatakan pihaknya akan menghadirkan berbagai program yang mendukung pengembangan IP lokal, komunitas, dan talenta ekonomi kreatif melalui jaringan pusat perbelanjaan di berbagai daerah.
Ia mengungkapkan, “Kami berharap Lippo Malls dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Tidak hanya menghadirkan ruang pamer, tetapi juga membuka peluang agar IP lokal dan talenta kreatif dapat berkembang menjadi merek yang berdaya saing serta hadir di ruang ritel secara berkelanjutan.”
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang bagi lahirnya karya kreatif bernilai tambah sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi produk lokal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





