
Pantau - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata dan komoditas unggulan berbasis sumber daya alam dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan di kawasan lindung, sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Sabtu (11/7/2026).
Potensi Wisata Geopark dan Kawasan Lindung
Made mengatakan Gunungkidul memiliki banyak destinasi berbasis geopark yang berpeluang dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
"Banyak destinasi geopark yang sangat berpotensi untuk dikembangkan," katanya.
Ia menjelaskan sebagian besar wilayah Gunungkidul merupakan kawasan lindung, namun pemerintah daerah bersama masyarakat mampu mengembangkan berbagai potensi tanpa mengabaikan fungsi konservasi.
"Mampu mempertahankan kawasan sebagai kawasan lindung, tetapi tidak hanya berhenti di situ dan tidak bisa berbuat apa-apa di kawasan lindung," ujarnya.
Komoditas Unggulan Dorong Peluang Ekonomi
Made menilai kondisi unsur hara tanah dan iklim di Gunungkidul mendukung pengembangan berbagai komoditas unggulan, salah satunya kakao yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi kesehatan.
"Jadi, tidak hanya nikmat dikonsumsi, cokelat juga dapat membantu merelaksasi pikiran dan memberikan manfaat bagi kesehatan," ungkapnya.
Ia mengungkapkan bahwa pada masa lalu dirinya kerap menerima keluhan mengenai sulitnya mengembangkan potensi daerah karena sekitar 60 persen wilayah Gunungkidul merupakan kawasan lindung, namun kondisi tersebut dinilai tidak menghalangi upaya pengembangan sektor pariwisata dan komoditas unggulan secara berkelanjutan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





