HOME  ⁄  Ekonomi

Agrinas Palma Gandeng Kementerian Koperasi Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Berbasis Koperasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Agrinas Palma Gandeng Kementerian Koperasi Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Berbasis Koperasi
Foto: (Sumber :PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berkolaborasi strategis dengan Kementerian Koperasi, menempatkan koperasi sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem agribisnis perkebunan untuk mempercepat terwujudnya ketahanan pangan dan energi nasional (ANTARA/HO PT Agrinas Pama Nusantara (Persero)))

Pantau - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi untuk menempatkan koperasi sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem agribisnis perkebunan guna mempercepat terwujudnya ketahanan pangan dan energi nasional.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani mengatakan koperasi memiliki peran strategis sebagai wadah pemberdayaan petani sekaligus penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

“Melalui penguatan koperasi, Agrinas Palma tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas dan nilai tambah sektor perkebunan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi daerah, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi secara berkelanjutan,” ungkap Abdul Ghani.

Agrinas Palma mengembangkan konsep kemitraan triple helix yang menghubungkan koperasi sebagai wadah pemberdayaan petani, Agrinas Palma sebagai lead integrator, serta mitra strategis yang menyediakan teknologi, akses pasar, dan dukungan pembiayaan.

Dalam skema tersebut, Agrinas Palma juga berperan sebagai penyedia lahan sekaligus penghubung antara koperasi petani dengan mitra strategis agar produksi, pengolahan, dan penyerapan hasil berjalan secara terintegrasi.

Kemitraan tersebut diharapkan menciptakan kepastian usaha bagi koperasi dan petani sekaligus memperkuat akses pembiayaan dari lembaga keuangan untuk mendukung pengembangan usaha.

Pendekatan itu juga mendorong peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi modern, penggunaan benih unggul, mekanisasi, dan pendampingan agronomis sehingga mampu meningkatkan daya saing komoditas perkebunan.

Abdul Ghani mengatakan model kolaborasi tersebut dirancang untuk mempercepat hilirisasi komoditas strategis yang menjadi mandat Kementerian Pertanian kepada Agrinas Palma, meliputi kelapa sawit, singkong, jagung, dan kedelai.

Agrinas Palma menegaskan sinergi pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan lembaga keuangan diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf