HOME  ⁄  Ekonomi

Mentrans Bidik Jepang sebagai Pasar Ekspor Baru Mangga Jawa Timur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mentrans Bidik Jepang sebagai Pasar Ekspor Baru Mangga Jawa Timur
Foto: (Sumber :Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan paparan saat menghadiri Festival Ekosistem Ekonomi Digital (FYC Fest) di Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi).)

Pantau - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara membidik Jepang sebagai pasar ekspor baru bagi mangga Jawa Timur melalui penyelesaian hambatan teknis perdagangan dan pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan.

Hambatan Teknis Jadi Fokus Pembukaan Pasar Jepang

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan Jepang menjadi salah satu pasar prioritas karena memiliki permintaan tinggi terhadap buah berkualitas.

Namun, menurutnya, ekspor mangga Indonesia ke Jepang masih menghadapi sejumlah persyaratan teknis, terutama terkait pengendalian lalat buah.

"Salah satu tantangan utamanya adalah masalah lalat buah. Kami sedang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasinya. Memang membutuhkan biaya, tetapi saya yakin kalau hambatan ini bisa diselesaikan, pasar Jepang akan terbuka dan masyarakat Jepang akan menyukai mangga Indonesia," kata Iftitah saat menghadiri Festival Ekosistem Ekonomi Digital di Surabaya, Jawa Timur.

Ia menilai penyelesaian kendala tersebut akan membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha di daerah.

Mangga Jawa Timur Dinilai Punya Daya Saing Tinggi

Iftitah menyebut mangga alpukat asal Pasuruan dan mangga arumanis dari Probolinggo memiliki daya saing tinggi untuk menjadi komoditas hortikultura unggulan Indonesia di pasar internasional.

"Saya pernah mencicipi mangga dari berbagai negara, mulai dari Pakistan, Thailand, India, China, Meksiko sampai Brasil. Tapi menurut saya, tidak ada yang mengalahkan manisnya mangga Jawa Timur," ungkapnya.

Ia juga mengaku kerap mengirimkan mangga asal Jawa Timur kepada Duta Besar Amerika Serikat, China, Australia, serta sejumlah negara sahabat sebagai upaya memperkenalkan kualitas komoditas tersebut.

"Mereka menyukai mangga dari Jawa Timur," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf