HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Hulu Rokan Perkuat Kelistrikan Lapangan Libo untuk Dongkrak Produksi Migas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pertamina Hulu Rokan Perkuat Kelistrikan Lapangan Libo untuk Dongkrak Produksi Migas
Foto: (Sumber :Arsip - Pekerja melakukan pengeboran sumur migas di Lapangan Rangau 30, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Rabu (24/9/2025). Pengeboran sumur Pertamina Hulu Rokan (PHR ) dengan kedalaman 6.704 kaki tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi migas di Zona Rokan serta mendukung pencapaian target produksi nasional. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nz. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA).)

Pantau - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat infrastruktur kelistrikan di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau, melalui proyek Libo Substation Upgrade guna mendukung pengoperasian sumur-sumur baru dan mengoptimalkan produksi minyak dan gas bumi (migas) bagi kebutuhan energi nasional.

Kapasitas Gardu Induk Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

PHR meningkatkan kapasitas gardu induk Libo dari 10,5 MVA menjadi 24,5 MVA atau bertambah 14 MVA untuk mendukung pengembangan sumur produksi dan sumur injeksi di Wilayah Kerja Rokan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Sebastian Julius mengatakan penguatan infrastruktur tersebut penting untuk menjaga keandalan operasi migas.

“Infrastruktur ini sangat berguna untuk mendukung produksi di Zona Rokan. Terus semangat one goal, untuk operasi yang andal, selamat, dan efisien untuk keandalan produksi,” ungkapnya.

GM Zona Rokan Andre Wijanarko menjelaskan bahwa pasokan listrik yang andal menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kelangsungan produksi migas.

"Melalui Libo Substation Upgrade, PHR memastikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung pengoperasian sumur-sumur baru dan mengoptimalkan produksi migas bagi kebutuhan energi nasional," ujarnya.

Dukung Operasi Sumur dan Fasilitas Produksi

PHR menjelaskan kebutuhan listrik di kawasan Libo Southeast terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas pemboran, pengoperasian sumur baru, serta fasilitas produksi.

Berbagai peralatan seperti Electrical Submersible Pump (ESP) dan Water Injection Pump (WIP) membutuhkan pasokan listrik yang stabil agar proses produksi minyak berjalan optimal.

Proyek Libo Substation Upgrade meliputi pemasangan power transformer berkapasitas 14 MVA, voltage regulator 1,4 MVA, sistem proteksi dan pengukuran baru, pembangunan gedung kontrol kelistrikan, serta jaringan kabel distribusi sepanjang sekitar 2,5 kilometer.

PHR menilai peningkatan kapasitas gardu induk tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan produksi migas Lapangan Libo sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Penulis :
Aditya Yohan