
Pantau - China menguji robot pembatas jalur bertenaga artificial intelligence (AI) yang mampu mengubah arah lajur secara otomatis sesuai tingkat kepadatan lalu lintas untuk meningkatkan kelancaran arus kendaraan, terutama pada jam sibuk.
AI Atur Jalur Sesuai Kepadatan Lalu Lintas
Robot pembatas tersebut memanfaatkan sensor dan teknologi AI untuk menggeser pembatas jalan ketika salah satu arah mengalami kepadatan sehingga kapasitas jalur dapat disesuaikan secara dinamis.
Menurut kepolisian lalu lintas setempat, perempatan yang menggunakan sistem tersebut pada kondisi normal memiliki dua jalur belok kanan dan satu jalur belok kiri.
Saat jam berangkat dan pulang kerja, robot akan menggeser pembatas jalan sehingga jalur contraflow sementara dapat difungsikan sebagai jalur belok kiri untuk mengurangi kemacetan.
Gunakan Tenaga Surya dan Peringatan Suara
Teknologi tersebut menjadi salah satu contoh robot pembatas lalu lintas yang telah diterapkan di berbagai wilayah di China.
Sistem robot menggunakan mekanisme "kontrol satu sakelar" serta dilengkapi fitur peringatan suara untuk mendukung pengoperasian di lapangan.
Robot pembatas juga memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber daya baterai sehingga mendukung operasional yang lebih efisien.
Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengaturan lalu lintas sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





