
Pantau - Ekonom Center of Economics and Law Studies Nailul Huda menilai pemerintah perlu mendukung kesiapan adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence pada usaha mikro, kecil, dan menengah melalui peningkatan literasi digital serta penyediaan layanan dengan harga terjangkau.
Huda mengatakan pemanfaatan AI dapat membantu pelaku usaha menjalankan sejumlah pekerjaan, mulai dari pemasaran hingga pencatatan, sekaligus mengurangi potensi kesalahan manusia.
“95 persen usaha di Indonesia merupakan mikro dan super mikro. Mereka secara nature tidak membutuhkan AI dalam bisnis. Namun, bagi usaha kecil dan menengah, AI ini bisa membantu pekerjaan mereka,” kata Huda di Jakarta, Senin (13/7).
Ia menilai adopsi AI di kalangan usaha kecil dan menengah masih relatif rendah meskipun teknologi tersebut dapat memudahkan kegiatan operasional.
Rendahnya kualitas sumber daya manusia, terutama di luar Pulau Jawa, menjadi salah satu penghambat pemanfaatan teknologi tersebut.
Akses internet yang masih lebih banyak digunakan untuk komunikasi dan pencarian informasi juga membuat pemanfaatan AI belum berkembang secara optimal.
Huda mengatakan harga layanan AI yang relatif mahal belum sesuai dengan kemampuan sebagian besar pelaku usaha kecil dan menengah.
“Dengan harga jual barang yang relatif murah, harga layanan AI yang mahal tidak relevan dengan mereka,” katanya.
Ia mendorong pemerintah dan penyedia layanan digital meningkatkan literasi mengenai manfaat AI bagi kegiatan usaha.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pelaku UMKM memahami cara menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.
“Pemerintah bisa memberikan insentif bagi layanan AI yang menyasar ke pelaku UMKM, agar harga layanan untuk pelaku UMKM bisa dijangkau. Tapi bukan untuk penyedia layanan besar ya, hanya ke penyedia layanan lokal yang fokusnya kepada peningkatan bisnis pelaku UMKM,” katanya.
Dukungan literasi, insentif, dan layanan yang terjangkau diharapkan dapat meningkatkan adopsi AI secara bertahap serta mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





