
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 3.818.770 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal di empat Divisi Regional (Divre) Sumatra selama Semester I 2026 atau meningkat 11,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 3.429.603 pelanggan.
Seluruh Divre di Sumatra Alami Kenaikan Pelanggan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel di berbagai wilayah Sumatra.
Anne mengatakan, “Kereta api menjadi bagian dari aktivitas masyarakat untuk bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, menjalankan kegiatan usaha, mengunjungi keluarga, serta berwisata. Setiap wilayah memiliki karakter perjalanan yang berbeda dan seluruhnya perlu dilayani dengan mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan.”
Divre I Sumatera Utara melayani 1.390.985 pelanggan atau naik 4,7 persen dibandingkan Semester I 2025.
Divre II Sumatera Barat mencatat 1.142.466 pelanggan atau meningkat 17,6 persen dan menjadi pertumbuhan tertinggi di antara empat Divre.
Divre III Palembang melayani 603.967 pelanggan atau naik 10,8 persen.
Divre IV Tanjungkarang mencatat 681.352 pelanggan atau meningkat 16,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Lampaui Rata-rata Nasional
Anne mengungkapkan, “Data setiap Divre memperlihatkan bahwa kereta api mempunyai fungsi yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Ada pelanggan yang menggunakannya setiap hari, ada yang bepergian antarkota, dan ada pula yang memilih kereta api untuk menikmati perjalanan bersama keluarga.”
Pertumbuhan pelanggan di Sumatra sebesar 11,35 persen berada di atas kenaikan nasional layanan kereta api jarak jauh dan lokal KAI yang mencapai 8,7 persen, dari 27.463.553 pelanggan pada Semester I 2025 menjadi 29.858.243 pelanggan pada Semester I 2026.
Anne mengatakan, “Peningkatan volume perlu diimbangi dengan kesiapan seluruh unsur pelayanan. Perjalanan yang aman dan nyaman dibangun melalui pemeriksaan sarana, pemeliharaan jalur, pengaturan perjalanan, kesiapan petugas, serta pelayanan kepada pelanggan sejak berada di stasiun hingga tiba di tujuan.”
Ia menambahkan, “Layanan eksisting memberikan gambaran mengenai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Data tersebut penting untuk memperkaya pembahasan mengenai konektivitas, kapasitas layanan, keselamatan, dan keterhubungan perjalanan di Sumatra.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





