HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkot Bengkulu Libatkan 150 Pelaku UMKM untuk Meriahkan Festival Pantai Panjang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Bengkulu Libatkan 150 Pelaku UMKM untuk Meriahkan Festival Pantai Panjang
Foto: (Sumber :Para pengunjung saat mendatangi stand pelaku UMKM di Festival Pantai Panjang Kota Bengkulu, Sabtu (25/7/2026). ANTARA/Anggi Mayasari.)

Pantau - Pemerintah Kota Bengkulu melibatkan sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Festival Pantai Panjang yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di kawasan Pantai Pasir Putih sebagai upaya menggerakkan perekonomian dan meningkatkan daya tarik wisata daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin mengatakan festival dengan stan UMKM sepanjang 2,3 kilometer menjadi momentum kebangkitan ekonomi sekaligus ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

"Sebanyak 150 tenant UMKM kami hadirkan di sepanjang kawasan Pantai Panjang. Harapannya, kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Kota Bengkulu," ungkap Nina.

Ia mengatakan keterlibatan ratusan pelaku UMKM merupakan bagian dari upaya pemerintah menghidupkan sektor usaha kecil sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Panjang.

Nina berharap Festival Pantai Panjang mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga roda ekonomi masyarakat semakin hidup dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) Kota Bengkulu," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Nellawati mengatakan pelaku UMKM selama festival hanya dikenakan biaya retribusi untuk kebutuhan penerangan dan kebersihan lokasi.

"Biaya yang dikenakan kepada para pelaku UMKM sangat terjangkau karena hanya untuk kebutuhan penerangan dan kebersihan. Pemerintah ingin memastikan para pelaku usaha dapat berjualan dengan nyaman tanpa terbebani biaya yang besar," sebut Nellawati.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan mendorong semakin banyak pelaku UMKM berpartisipasi dalam berbagai kegiatan daerah guna memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk lokal.

Salah seorang pelaku UMKM penjual Nasi Sambal Tempoyak Petai, Okta, mengaku omzet penjualannya meningkat signifikan selama Festival Pantai Panjang.

"Selama festival ini penjualan meningkat sangat signifikan. Pengunjung ramai dan produk kami lebih dikenal. Kami berharap Festival Pantai Panjang bisa terus dilaksanakan setiap tahun," kata Okta.

Penulis :
Ahmad Yusuf