
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan dialog sosial menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan melalui komunikasi yang konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
Yassierli mengatakan komunikasi yang baik antarpemangku kepentingan menjadi fondasi untuk menghasilkan kebijakan ketenagakerjaan yang seimbang bagi seluruh pihak.
Ia mengatakan, "Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, dialog sosial yang konstruktif menjadi kunci agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi, saling menghormati, dan pencarian solusi yang seimbang bagi seluruh pihak."
Menurut Yassierli, semangat kemitraan tripartit yang setara telah menghasilkan berbagai rekomendasi strategis melalui Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional periode 2023-2026.
Selama periode tersebut, LKS Tripartit Nasional menyelenggarakan 41 rapat badan pekerja dan 20 sidang pleno untuk membahas berbagai isu strategis di bidang ketenagakerjaan.
Ia mengungkapkan, "LKS Tripartit Nasional telah menjadi ruang yang produktif bagi kita untuk saling bertukar pandangan dan mencari solusi bersama atas dinamika ketenagakerjaan Indonesia. Semoga nilai-nilai kolaborasi, musyawarah, dan semangat gotong royong tripartit ini terus terjaga."
Yassierli menjelaskan rekomendasi yang dihasilkan LKS Tripartit Nasional mencakup pencegahan pemutusan hubungan kerja massal, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, penataan regulasi tenaga kerja bongkar muat, serta penelaahan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerjaan alih daya (outsourcing).
LKS Tripartit Nasional juga mendorong sinkronisasi regulasi ketenagakerjaan setelah putusan Mahkamah Konstitusi, penerapan sistem pengupahan berbasis produktivitas, penguatan gerakan produktivitas nasional, peningkatan kompetensi pekerja, dan sertifikasi ahli produktivitas.
Yassierli mengatakan, "Mari kita jaga dan terus perkuat nilai-nilai kolaborasi, musyawarah, dan semangat gotong royong tripartit yang telah kita bangun bersama."
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kemnaker Indah Anggoro Putri menilai capaian LKS Tripartit Nasional selama periode 2023-2026 menunjukkan efektivitas kemitraan tripartit dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.
Ia mengatakan, "Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif ketiga unsur tripartit yang mencerminkan semangat musyawarah mufakat dan kemitraan yang setara."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



