HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
Foto: Pekerja melintas di Gedung Bank Indonesia di Jakarta, Senin 6/7/2026 (sumber: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Pantau - Pemerintah memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian ekonomi global, demikian disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari dalam pernyataan video yang diterima di Jakarta pada Rabu (5/8/2026).

Sinergi Fiskal dan Moneter Diperkuat

Qodari menjelaskan sinergi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter diperlukan agar pemerintah mampu menghadapi dinamika ekonomi global secara lebih efektif.

Ia mengungkapkan, "Upaya tersebut tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendirian. Diperlukan sinergi yang erat dengan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter agar kebijakan fiskal dan moneter dapat saling memperkuat."

Menurut Qodari, perekonomian dunia masih menghadapi berbagai tantangan berupa ketegangan geopolitik, fragmentasi perdagangan, serta ketidakpastian kebijakan ekonomi.

Ia menyebut kondisi tersebut diperkirakan membuat pertumbuhan ekonomi global pada 2026 berada di kisaran tiga persen.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi nasional karena ditopang fondasi ekonomi yang dinilai kuat serta koordinasi kebijakan yang terus diperkuat bersama Bank Indonesia.

BI Pertahankan Suku Bunga dan Perkuat Dukungan UMKM

Qodari mengatakan Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur Juli 2026 memutuskan mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen.

Keputusan mempertahankan BI Rate merupakan bagian dari bauran kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mengendalikan inflasi.

Selain menjaga stabilitas makroekonomi, pemerintah dan Bank Indonesia juga memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas akses pembiayaan, serta mempercepat transformasi digital melalui pengembangan transaksi ekonomi dan keuangan digital.

Qodari menegaskan pemerintah optimistis kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat mampu menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis :
Arian Mesa