HOME  ⁄  Ekonomi

Dirut Bulog Sidak Ritel Modern, Pastikan Stok Beras Premium Tetap Aman dan Harga Stabil

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dirut Bulog Sidak Ritel Modern, Pastikan Stok Beras Premium Tetap Aman dan Harga Stabil
Foto: (Sumber :Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (5/8/2026) malam. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, untuk memastikan ketersediaan beras premium tetap aman di tengah upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

Bulog Pastikan Stok Beras Premium Aman

Inspeksi dilakukan pada Rabu (5/8) malam sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tetap mudah memperoleh beras premium berkualitas di tengah rencana penarikan sejumlah merek beras fortifikasi yang tidak memenuhi ketentuan mutu berdasarkan temuan Satgas Pangan.

"Malam hari ini sengaja saya beserta tim melaksanakan sidak di salah satu ritel modern yang ada di wilayah Radio Dalam. Kita saksikan bersama masih banyak produk-produk beras-beras premium di sini. Dan beras-beras ini juga masih penuh, tidak ada yang kosong," ungkap Rizal.

Dalam sidak tersebut, Rizal memastikan beras premium Bulog merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos tersedia dalam jumlah memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan stok beras premium di rak penjualan masih penuh sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun akses memperoleh beras premium produksi Bulog.

Harga Sesuai HET dan Lebih Terjangkau

Bulog juga memastikan harga kedua produk beras premium tersebut tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp74.500 untuk kemasan lima kilogram.

Menurut Rizal, harga beras premium Bulog lebih terjangkau dibandingkan sejumlah merek lain yang beredar di pasaran.

Ia menyebut harga beras premium Bulog terpaut sekitar Rp20.000 dibandingkan merek Anak Raja dan lebih dari Rp50.000 dibandingkan merek Topi Koki.

Rizal menilai perbedaan harga tersebut menunjukkan kehadiran pemerintah dalam menyediakan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan