
Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan jejaring diaspora Indonesia di berbagai negara menjadi mitra strategis untuk memperluas promosi produk ekonomi kreatif nasional di pasar internasional melalui kolaborasi dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global.
"Penguatan data diaspora kreatif menjadi fondasi untuk memperluas kolaborasi dan membuka pasar global bagi produk ekonomi kreatif Indonesia," kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Kolaborasi Perluas Akses Pasar Global
Kementerian Ekonomi Kreatif menjajaki kerja sama dengan IDN Global melalui aktivasi Creative Hub Diaspora sebagai etalase produk kreatif nasional, penguatan data diaspora kreatif, serta sinergi pemasaran kekayaan intelektual lokal.
"Kita tentukan quick win yang bisa segera dijalankan bersama. Semangat diaspora membangun Indonesia merupakan modal besar. Jejaring IDN Global juga dapat menjadi mitra strategis dalam memperkenalkan produk ekonomi kreatif Indonesia ke pasar global," ungkapnya.
Ia menjelaskan data yang diperoleh dari lapangan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, regulasi, dan strategi penguatan ekonomi kreatif yang lebih tepat sasaran.
Pendataan Diaspora Kreatif Terus Berjalan
Kementerian Ekonomi Kreatif dan IDN Global juga membahas tindak lanjut nota kesepahaman yang ditandatangani pada November 2025 dengan fokus pada penguatan data diaspora kreatif, pemanfaatan jejaring diaspora untuk pemasaran produk ekonomi kreatif, serta pengembangan Creative Hub Diaspora.
Presiden IDN Global Nathalia Widjaja mengungkapkan pendataan 1.000 diaspora kreatif sebagai implementasi kerja sama tersebut masih berlangsung dan hingga kini sekitar 200 diaspora kreatif telah terdata.
"Kami ingin menghubungkan diaspora Indonesia di berbagai negara dengan pelaku ekonomi kreatif di tanah air agar promosi, pemasaran, dan kolaborasi bisnis dapat berjalan lebih cepat melalui jejaring yang kami miliki," ujarnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar internasional, mempromosikan produk dan kekayaan intelektual Indonesia, serta meningkatkan daya saing ekonomi kreatif nasional di pasar global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



